JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Pengguna ChatGPT di berbagai negara dibuat kebingungan setelah layanan kecerdasan buatan (AI) milik OpenAI itu kembali mengalami gangguan pada Sabtu (25/7/2026). Sejak pagi, banyak pengguna mengaku tidak dapat mengakses layanan, sementara media sosial X dipenuhi unggahan yang membahas masalah tersebut.
Gangguan mulai ramai dilaporkan melalui situs pemantau layanan Downdetector. Dalam waktu singkat, jumlah laporan terus meningkat seiring banyaknya pengguna yang mengalami kendala saat membuka ChatGPT melalui situs web maupun aplikasi di ponsel.
Baca Juga: Masyarakat Diminta Waspadai Penyebaran HIV/AIDS
Keluhan yang muncul pun beragam. Sebagian pengguna mengaku gagal login, sementara lainnya mendapati pesan internal server error saat mencoba mengirim perintah. Ada pula yang mengeluhkan layanan tidak merespons, proses memuat halaman sangat lambat, hingga riwayat percakapan tidak muncul.
Topik mengenai ChatGPT yang mengalami gangguan pun langsung menjadi perbincangan di media sosial X. Banyak pengguna membagikan tangkapan layar pesan kesalahan yang mereka alami, sementara sebagian lainnya melontarkan keluhan karena pekerjaan, tugas kuliah terhambat akibat layanan yang tidak dapat digunakan.
Gangguan tersebut tidak hanya dirasakan pengguna akun gratis. Sejumlah pelanggan berbayar dan pengguna layanan API OpenAI juga melaporkan kendala serupa ketika mencoba mengakses layanan.
Berdasarkan laman status resmi OpenAI, perusahaan mencatat adanya peningkatan tingkat kesalahan pada layanan ChatGPT dan API. Hingga Sabtu siang, proses penanganan masih terus dilakukan untuk memulihkan layanan agar kembali normal.
Ini bukan kali pertama ChatGPT mengalami gangguan dalam sepekan. Sebelumnya, pada Kamis (23/7/2026), layanan AI tersebut juga sempat mengalami kendala yang membuat sebagian pengguna kesulitan mengakses fitur-fitur utama sebelum akhirnya kembali pulih.
Baca Juga: Kriswantoro Nahkodai Esports Kota Mojokerto
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti penyebab gangguan tersebut maupun kapan seluruh layanan akan kembali beroperasi normal. Pengguna pun masih menunggu proses pemulihan sambil memantau perkembangan melalui laman status OpenAI.
ChatGPT sendiri menjadi salah satu layanan AI generatif yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat. Karena itu, setiap kali terjadi gangguan, dampaknya langsung dirasakan oleh banyak pengguna di berbagai belahan dunia.YOLANDA
Editor : Imron Arlado