JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menyampaikan kabar gembira bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dalam beberapa kesempatan, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kesejahteraan dan kepastian karier aparatur sipil negara.
Salah satu poin penting adalah rencana penataan PPPK. Rini menekankan bahwa pemerintah tengah mengkaji kemungkinan perubahan status PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu. Hal ini diharapkan dapat memberikan kepastian kerja yang lebih baik, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kualitas pelayanan publik.
Baca Juga: Bupati Albarraa Tinjau Proyek Pembangunan Jalan di Desa Lakardowo
Selain itu, Rini juga menyoroti pentingnya penguatan manajemen ASN berbasis kinerja. Ia menegaskan bahwa sistem birokrasi harus lebih adaptif, transparan, dan berorientasi pada hasil. Dengan demikian, PNS dan PPPK tidak hanya mendapatkan kepastian karier, tetapi juga dorongan untuk terus meningkatkan kompetensi.
Kabar gembira lainnya adalah adanya pelatihan dasar militer bagi ASN baru, yang bertujuan membentuk disiplin, integritas, dan jiwa nasionalisme. Program ini diharapkan mampu mencetak aparatur yang lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan birokrasi modern.
Baca Juga: Desa Balongmojo, Kecamatan Puri Bekali Peserta SOTH Kecakapan dan Keterampilan Pola Asuh Anak
Dengan berbagai kebijakan tersebut, Rini Widyantini menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menghadirkan birokrasi yang lebih profesional sekaligus menyejahterakan aparatur negara. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa reformasi birokrasi tidak hanya soal sistem, tetapi juga tentang kesejahteraan ASN sebagai ujung tombak pelayanan publik.
Tidak hanya itu, Rini juga menekankan pentingnya digitalisasi birokrasi untuk mendukung efisiensi kerja ASN. Dengan sistem digital yang terintegrasi, proses administrasi akan lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Hal ini diharapkan mampu mengurangi praktik birokrasi berbelit sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Baca Juga: Dinas ESDM Jatim Jatuhkan Peringatan Keras
Selain digitalisasi, Rini menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperhatikan kesejahteraan keluarga ASN. Menurutnya, dukungan terhadap keluarga aparatur juga penting agar ASN dapat bekerja dengan tenang dan fokus. Program kesejahteraan tambahan seperti tunjangan, fasilitas kesehatan, dan dukungan pendidikan bagi anak ASN menjadi bagian dari rencana jangka panjang pemerintah.
FERDI
Editor : Imron Arlado