KABUPATEN - Pengguna jalan tol tampaknya harus benar-benar waspada selama berkendara. Menyusul, di ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) wilayah Kecamatn Jetis saja, terjadi dua kali kecelakaan dalam dua hari.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi kurun Selasa (2/6) hingga Kamis (4/6). Pertama, petaka dialami Toyota HiAce nopol N 7041 UQ berpenumpang rombongan enam orang turis asing pada Selasa (2/6). Kendaraan travel dari Jogjakarta tujuan Probolinggo ini oleng saat melintasi jalur cepat KM 716 + 400 jalur A dengan kecepatan sedang.
Baca Juga: Innova Crysta Diesel: Efisiensi Bahan Bakar Maksimal
Mini bus itu menabrak belakang mobil Toyota Avanza nopol L 1931 PB yang berjalan di jalur lambat. Untungnya, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Insiden selanjutnya terjadi pada Kamis (4/6). Kecelakaan tunggal berujung maut dialami Daihatsu Gran Max nopol AG 9646 VJ di KM 717 + 600 jalur A.
Mobil pikap muatan minyak goreng curah kemasan jerigen ini semula melaju dari Jombang menuju Surabaya dengan kecepatan sedang di jalur lambat. Di lokasi, pikap yang disopiri Harry Fran Sigit, 46, warga Berbek, Nganjuk, ini mendadak pecah ban kiri belakang hingga oleng ke kanan lalu terguling. Harry tewas seketika karena luka serius sedangkan dua penumpang lainnya selamat.
Panit PJR III Ditlantas Polda Jatim Ipda Siswanto menyebut, berkendara di jalan tol wajib untuk selalu waspada dan mematuhi rambu lalu lintas. Namun, mempersiapkan kendaraan sebelum perjalanan jadi faktor penting untuk keselamatan bersama
”Pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan sangat penting untuk mencegah kecelakaan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain,” terangnya. Pihaknya mengimbau agar seluruh pengguna jalan tol rutin memeriksa kondisi kendaraan, khususnya sebelum berkendara jauh lintas daerah. (vad/ris)
Editor : Imron Arlado