JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Perkembangan teknologi digital kini mulai dirasakan hingga ke wilayah pedesaan.
Sejumlah petani memanfaatkan berbagai teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperluas akses pasar bagi hasil panen mereka.
Penggunaan aplikasi pertanian berbasis digital membantu petani memperoleh informasi cuaca, harga komoditas, hingga teknik budidaya terbaru.
Dengan informasi yang lebih cepat dan akurat, petani dapat menentukan waktu tanam dan panen yang lebih tepat sehingga risiko kerugian dapat diminimalkan.
Selain itu, banyak petani mulai memanfaatkan media sosial dan platform perdagangan daring untuk memasarkan hasil panen secara langsung kepada konsumen.
Langkah ini dinilai mampu memperluas jangkauan pasar dan memberikan keuntungan yang lebih baik dibandingkan hanya mengandalkan penjualan melalui perantara.
Ketua kelompok tani setempat mengatakan bahwa pelatihan literasi digital yang diberikan pemerintah dan berbagai lembaga telah membantu petani memahami penggunaan teknologi dalam kegiatan pertanian sehari-hari.
Baca Juga: Pesona Candi Brahu Menarik Perhatian WisatawanMulai dari pencatatan keuangan hingga pemasaran produk kini dapat dilakukan melalui telepon pintar.
"Teknologi digital membuat petani lebih mudah mendapatkan informasi dan menjual hasil panen. Kami berharap semakin banyak petani yang mau belajar dan memanfaatkannya," ujarnya.
Di sisi lain, tantangan masih dihadapi beberapa wilayah pedesaan, terutama terkait akses internet dan kemampuan penggunaan teknologi.
Namun, berbagai program pengembangan desa digital terus digalakkan untuk mengatasi kendala tersebut.
Pemerintah menilai transformasi digital di sektor pertanian menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Dengan dukungan teknologi, produktivitas pertanian diharapkan terus meningkat dan kesejahteraan petani dapat semakin baik.
Masyarakat berharap pemanfaatan teknologi digital di pedesaan tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian yang kini semakin modern dan menjanjikan.
CINDY
Editor : Imron Arlado