JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mempercepat langkah intervensi pasar setelah perayaan Idul Adha 1447 H. Lonjakan permintaan pangan pada periode hari raya membuat sejumlah komoditas mengalami fluktuasi harga, terutama bawang merah dan cabai. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga agar harga pangan tetap terkendali dan tidak membebani masyarakat.
Harga beras medium tercatat Rp 13.456 per kilogram, turun tipis 0,19% dibanding pekan sebelumnya. Daging ayam ras berada di kisaran Rp 38.385 per kilogram, sementara telur ayam ras Rp 29.469 per kilogram. Kedua komoditas ini masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP). Namun, bawang merah tembus Rp 47.185 per kilogram, di atas HAP Rp 41.500, dan cabai merah keriting mencapai Rp 60.638 per kilogram, melebihi HAP Rp 55.000.
Untuk menekan gejolak harga, Bapanas memperkuat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan penyaluran beras dan jagung ke berbagai daerah. Selain itu, Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di sejumlah wilayah agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. Upaya lain dilakukan melalui Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP), yang mengalirkan komoditas dari daerah surplus ke daerah defisit.
Baca Juga: Harga BBM Kembali Jadi Sorotan, Masyarakat Pantau Perubahan Terbaru
Bapanas juga memperkuat pemantauan harga melalui Panel Harga Pangan yang mencatat pergerakan harga harian di seluruh Indonesia. Data ini menjadi acuan dalam menentukan langkah cepat intervensi, sehingga kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran. Dengan sistem pemantauan yang lebih luas, pemerintah berharap dapat mengantisipasi gejolak harga lebih dini.
Selain faktor domestik, Bapanas menyoroti ancaman eksternal seperti gejolak geopolitik global yang berpotensi mengganggu rantai pasok internasional. Situasi ini dapat berdampak pada harga impor bahan pangan tertentu, sehingga pemerintah menekankan pentingnya memperkuat produksi dalam negeri dan memperluas jaringan distribusi lokal.
Baca Juga: Honda Super-ONE Resmi Diluncurkan: Mobil Listrik Kompak dengan Sensasi Berkendara Baru
Meski sebagian besar komoditas strategis relatif stabil, tantangan masih ada. Distribusi pangan belum merata antarwilayah karena perbedaan periode panen. Komoditas hortikultura seperti bawang dan cabai juga masih rentan terhadap fluktuasi harga akibat cuaca dan pola tanam yang tidak seragam. Oleh karena itu, Bapanas menekankan perlunya kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi distribusi.
Dengan percepatan intervensi ini, Bapanas berharap harga pangan tetap terkendali pasca Idul Adha, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa tekanan harga yang berlebihan. Pemerintah juga menegaskan bahwa stabilitas pangan merupakan bagian penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan menekan inflasi nasional.
FERDI
Editor : Imron Arlado