Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

NU dan Muhammadiyah Sepakat Idul Adha 2026 Serentak

Imron Arlado • Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB
NU dan Muhammadiyah sepakat serentak melaksanakan Idul Adha 2026
NU dan Muhammadiyah sepakat serentak melaksanakan Idul Adha 2026

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Penetapan hari raya Idul Adha 2026 menjadi perhatian masyarakat setelah dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, diperkirakan akan merayakan Idul Adha pada tanggal yang sama. Kabar tersebut ramai diperbincangkan dan disambut positif oleh masyarakat.

Selama ini, NU dan Muhammadiyah dikenal memiliki metode berbeda dalam menentukan awal bulan hijriah. Muhammadiyah menggunakan metode hisab atau perhitungan astronomi, sementara NU menggunakan metode rukyatul hilal yang dipadukan dengan hisab. Perbedaan metode tersebut terkadang membuat penetapan hari besar Islam berlangsung tidak bersamaan.

Namun, untuk Idul Adha 2026, hasil perhitungan kalender hijriah diperkirakan menunjukkan kesamaan awal bulan Dzulhijjah sehingga kedua organisasi tersebut memiliki peluang besar merayakan Idul Adha secara serentak.

Kesepakatan waktu perayaan Idul Adha ini dianggap sebagai momen yang cukup langkah sekaligus membahagiakan bagi umat Islam di Indonesia. Banyak masyarakat menilai keseragaman penetapan hari raya dapat mempererat kebersamaan masyarakat dalam menjalankan ibadah dan tradisi kurban.

Baca Juga: Dandim: Sepenuhnya Koperasi Desa Merah Putih Milik Desa Gus Bupati Sebut Sebagai Gerakan Sosial Kesejahteraan Warga

Penentuan Idul Adha 2026 diperkirakan serentak karena hasil perhitungan kalender hijriah dan posisi hilal yang mendukung kesamaan awal bulan Dzulhijjah. Berdasarkan informasi yang beredar, penentuan Idul Adha 2026 diperkirakan akan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Kesamaan penetapan tersebut disambut baik oleh banyak masyarakat karena dianggap dapat memperkuat rasa persaudaraan dan persatuan umat Islam. Selain itu keseragaman perayaan Idul Adha ini dinilai dapat memudahkan masyarakat untuk menjalankan berbagai kegiatan keagamaan.

Banyak pihak menilai momen Idul Adha yang dirayakan bersamaan dapat memberikan suasana yang lebih hangat di tengah masyarakat. Pelaksanaan salat Id, penyembelihan hewan kurban, hingga kegiatan sosial dapat dilakukan secara serentak sehingga terasa lebih kompak. TISA

 

Editor : Imron Arlado
#muhammadiyah #idul adha #perayaan #nu #2026