JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Kampung Organik Brenjonk merupakan salah satu destinasi edukasi yang cukup terkenal di kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto.
Tempat ini dikenal sebagai wisata pertanian organik yang mengajak pengunjung belajar langsung tentang cara bertani yang sehat, alami, dan ramah lingkungan.
Lokasinya berada di Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, tepat di lereng Gunung Penanggungan. Karena berada di daerah pegunungan, suasana di tempat ini terasa sejuk, segar, dan masih alami.
Awalnya, kawasan tersebut hanyalah lahan pertanian milik warga setempat. Tetapi, adanya inisiatif masyarakat dan komunitas petani organik, kawasan ini berkembang menjadi desa wisata edukasi yang kini sering dikunjungi oleh pelajar, keluarga, dan wisatawan dari luar daerah.
Salah satu hal yang membuat Kampung Organik Brenjonk berbeda dari tempat wisata lain yaitu konsep yang menggabungkan wisata, pendidikan, dan pelestarian lingkungan dalam satu tempat.
Di sini, pengunjung tidak hanya datang untuk berlibur, tetapi juga dapat belajar langsung mengenai:
-
Cara menanam sayur secara organik
-
Penggunaan pupuk alami
-
Pengelolaan sampah menjadi kompos
-
Pentingnya menjaga lingkungan
-
Pola hidup sehat dari makanan organik
Metode pertanian yang digunakan di tempat ini benar-benar alami. Pupuk yang digunakan juga berasal dari kompos atau kotoran ternak, sedangkan pestisida dibuat dari bahan alami seperti daun dan tanaman tertentu.
Konsep tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengonsumsi makanan sehat setiap harinya.
Salah satu kegiatan utama yang bisa dilakukan di Kampung Organik Brenjonk adalah belajar bertani secara langsung di kebun. Pengunjung dapat melihat berbagai jenis tanaman organik yang ditanam oleh warga, seperti:
-
Tomat
-
Cabai
-
Bayam
-
Pakcoy
-
Terong
-
Mentimun
-
Kangkung
-
Buncis
Baca Juga: Empat Desa Rawan Bencana di Mojokerto Diplot Jadi Destana
Fakta menariknya, hasil pertanian dari kampung ini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan lokal, tetapi juga dipasarkan ke berbagai tempat, termasuk pasar modern dan restoran yang membutuhkan bahan organik.
Kampung Organik Brenjonk juga memiliki taman bunga yang menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung. Taman ini dipenuhi dengan berbagai bunga berwarna cerah yang membuat suasana terlihat lebih indah dan segar.
Di kawasan Kampung Organik Brenjonk, pengunjung juga bisa menikmati berbagai makanan dan minuman yang dibuat dari bahan organik hasil panen warga.
Beberapa pilihan yang biasanya tersedia antara lain:
-
Sayuran organik segar
-
Makanan tradisional
-
Minuman herbal
-
Kopi lokal
-
Olahan hasil kebun
Selain sehat, harga makanan dan minuman di tempat ini juga relatif terjangkau, sehingga cocok untuk wisata keluarga maupun rombongan pelajar.
Sebagai destinasi wisata edukasi, Kampung Organik Brenjonk juga sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang cukup memadai seperti:
· Area edukasi pertanian
-
Aula atau tempat kegiatan
-
Taman bunga
-
Spot foto
-
Tempat makan
-
Toilet
-
Area parkir
-
Gazebo atau tempat istirahat
Berikut informasi penting bagi pengunjung yang ingin datang ke Kampung Organik Brenjonk:
Harga tiket masuk:
-
Tiket masuk: sekitar Rp 5.000 per orang
-
Paket edukasi: mulai sekitar Rp 50.000 – Rp 55.000 per orang
Jam operasional:
-
Buka setiap hari
-
Pukul 09.00 – 16.00 WIB
Dengan konsep wisata edukasi berbasis pertanian organik, tempat ini sangat cocok untuk berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.
LULUS
Editor : Imron Arlado