JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Langit malam di awal April 2026 menghadirkan fenomena astronomi yang menarik perhatian banyak orang. Meski terdengar unik, Pink Moon sebenarnya adalah fase bulan purnama yang terjadi setiap bulan April.
Pink Moon tahun ini diperkirakan terjadi pada tanggal 2 April 2026 dengan puncak fase purnama sekitar pukul 09.11 WIB. Namun, karena waktu puncaknya berlangsung pada pagi hari, momen terbaik untuk menyaksikannya justru bukan saat itu.
Waktu yang paling ideal untuk menikmati Pink Moon di Indonesia adalah malam 1-2 April 2026 dini hari. Pada periode ini, bulan sudah tampak hampir penuh bulat dan bersinar terang di langit. Setelah matahari terbenam, bulan akan muncul dari arah timur dan perlahan bergerak ke barat hingga menjelang pagi hari.
Menariknya, meskipun disebut “Pink Moon”, bulan ini tidak benar-benar berwarna merah muda. Nama tersebut berasal dari tradisi masyarakat yang mengaitkan bulan purnama April dengan mekarnya bunga phlox berwarna pink di musim semi.
Baca Juga: Pemkab Mojokerto Tetapkan Sembilan Cagar Budaya Tingkat Kabupaten
Untuk mendapatkan pengalaman terbaik saat menikmati fenomena ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Pilihlah lokasi dengan langit terbuka dan minim cahaya
2. Pastikan cuaca cerah
3. Gunakan kamera atau teleskop jika ingin hasil pengamatan lebih detail
4. Amati saat bulan baru terbit untuk mendapatkan efek visual terbaik
Selain itu, waktu terbaik untuk mengamati juga biasanya saat bulan baru saja terbit dari ufuk timur. Pada momen ini, bulan sering terlihat lebih besar dan berwarna keemasan.
Dengan memilih waktu dan tempat yang tepat, pengalaman menyaksikan Pink Moon bisa menjadi momen yang berkesan, baik untuk diri sendiri maupun bersama orang terdekat. Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini untuk menatap langit malam dan merasakan ketenangan yang ditawarkan oleh cahaya bulan di awal April.
TISA
Editor : Imron Arlado