JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Setelah melewati Ramadhan dan Lebaran yang identik dengan mahalnya kebutuhan, kondisi pasar tradisional kini mulai menunjukkan tanda-tanda harga stabil. Harga kebutuhan pokok yang sebelumnya sempat naik kini perlahan kembali normal.
Pada masa Ramadhan hingga menjelang Lebaran, permintaan bahan pangan seperti beras, minyak goreng, gula dan daging biasanya meningkat tajam. Sehingga hal ini mendorong harga di sejumlah pasar mengalami kenaikan.
Namun, mamasuki pasca lebaran, aktivitas belanja masyarakat cenderung menurun karena kebutuhan utama telah terpenuhi sebelumnya. Sejumlah pedagang di pasar tradisional mengungkapkan bahwa harga kini mulai berangsur stabil.
Di beberapa komoditas bahkan mengalami penurunan harga dibandingkan saat Ramadhan. Kondisi ini dinilai sebagai hal yang wajar dalam siklus tahunan, di mana harga akan naik saat permintaan tinggi dan kembali turun ketika permintaan menurun.
Selain dipengaruhi oleh turunnya permintaan, stabilnya harga juga didukung oleh kelancaran distribusi barang. Setelah libur panjang Lebaran berakhir, aktivitas pengiriman kembali normal sehingga pasokan bahan pokok ke pasar menjadi lebih terjaga. Kondisi ini membantu menyeimbangkan antara jumlah barang yang tersedia dengan kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, masyarakat juga mulai menyesuaikan pola konsumsi mereka. Setelah periode belanja besar saat Ramadan dan Lebaran, kini pembelian dilakukan lebih bijak dan sesuai kebutuhan harian.
Secara keseluruhan, kondisi pasar tradisional pasca Lebaran mulai menunjukkan keseimbangan yang positif. Stabilnya harga kebutuhan pokok diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi yang lebih sehat di tingkat lokal.
TISA
Editor : Imron Arlado