JAWA POS RADAR MOJOKERTO – berdiri kokoh di Jakarta, Masjid Istiqlal bukan hanya sekedar tempat ibadah melainkan simbol kebanggaan bangsa Indonesia. Setiap sudut bangunan menghadirkan perpaduan antara kekuatan struktur dan kedalaman makna spiritual.
Masjid terbesar di Asia Tenggara ini dibangun sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan bangsa Indonesia. Nama “Istiqlal” sendiri berarti kemerdekaan, menggambarkan semangat perjuangan yang melatarbelakangi pendiriannya. Proses perancangannya juga melibatkan arsitek nasional.
Secara arsitektur, daya tarik utama pada Masjid ini terletak pada kubah raksasanya yang berdiameter sekitar 45 meter. Kubah tersebut ditopang oleh 12 tiang besar yang mencerminkan tanggal kelahiran Nabi Muhammad SAW yaitu 12 Rabiul awal.
Interior Masjid ini dominasi warna putih dan abu-abu dengan material marmer yang menghadirkan kesan bersih dan agung. Ruang shalat utama yang luas mampu menampung puluhan ribu jamaah. Cahaya yang masuk melalui celah-celah struktur juga menambahkan nuansa damai dan memperkuat pengalaman spiritual bagi siapa pun yang berkunjung.
Keindahan Masjid Istiqlal juga semakin terasa karena lokasinya yang berdampingan dengan gereja Katedral Jakarta. Letak ini menjadi simbol toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia.
Seiring berjalannya waktu, Masjid ini tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai destinasi wisata religi dan ikon arsitektur nasional. Berbagai tamu kenegaraan dan wisatawan mancanegara juga kerap berkunjung untuk menyaksikan secara langsung keindahan Masjid Istiqlal.
TISA
Editor : Imron Arlado