KOTA - Permukiman warga dan sekolah di Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, tergenang banjir, Minggu (22/2). Debit banjir dari areal persawahan meluap setelah sehari sebelumnya wilayah Kota Mojokerto diguyur hujan deras.
Hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Prajurit Kulon, Sabtu (21/2) sekitar pukul 18.00. Hujan yang berlangsung selama 2 jam itu membuat debit air persawahan meluap ke permukiman warga. ”Sampai sekitar pukul 03.30 Minggu (22/2) debit air belum surut,” sebut Kalaksa BPBD Kota Mojokerto Ganesh Pressiatantra, kemarin.
Akibatnya, sejumlah rumah warga di Lingkungan Trenggilis tergenang banjir setinggi 20 sentimeter. Tak hanya itu, banjir turut menyasar kompleks SDN Blooto. ”Sementara ada delapan rumah warga yang tergenang banjir,” sebutnya.
Dia menyatakan, curah hujan tinggi jadi faktor pemicu utama terjadinya banjir luapan ini. Pihaknya memastikan peristiwa ini bukan imbas adanya tanggul sungai atau saluran air yang mengalami jebol. ”Genangan air yang biasanya hanya di persawahan meluap ke rumah warga,” terangnya.
Debit banjir bertahap mengalami surut sejak Minggu (22/2) sore. Diprediksi banjir segera surut total jika hujan deras tak kembali mengguyur wilayah Kecamatan Parajurit Kulon. ”Selain melakukan asesmen dan pemantauan debit banjir, kami juga sudah menyalurkan paket sembako bagi warga terdampak,” imbuh Ganesh. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah