Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Berburu Cahaya Langit, Paduan Pemula Memotret Hujan Meteor 2026

Imron Arlado • Sabtu, 7 Februari 2026 | 20:16 WIB

Tips memotret hujan meteor
Tips memotret hujan meteor

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Hujan meteor selalu menjadi salah satu pertunjukkan alam paling memukau di langit malam.

Pada tahun 2026, beberapa hujan meteor diprediksi akan kembali menghiasi angkasa dengan kilatan cahaya yang mempesona.

Fenomena ini tidak hanya menarik untuk dinikmati dengan mata telanjang, tetapi juga menjadi momen istimewa bagi siapapun yang ingin mencoba fotografi langit malam, bahkan bagi pemula.

Mengabadikan hujan meteor membutuhkan sedikit persiapan, tetapi khusus tidak harus dengan peralatan mahal. Kamera DSLR atau mirrorless dengan pengaturan manual sudah cukup untuk memulai.

Lensa sudut lebar sangat disarankan karena mampu menangkap area langit yang lebih luas, sehingga peluang tertangkapnya meteor menjadi lebih besar. Tripod juga menjadi perlengkapan wajib agar kamera tetap stabil selama pemotretan dengan durasi panjang.

Waktu dan lokasi memegang peranan penting dalam fotografi hujan meteor. Lokasi yang jauh dari polusi cahaya kota akan memberikan hasil terbaik karena langit tampak gelap dan Bintang terlihat jelas.

 

Baca Juga: Jadwal Lengkap Hujan Meteor Paling Dinantikan di 2026, Fenomena Langit Langka yang Sayang untuk Dilewatkan

 

Area pedesaan, pegunungan, atau pantai seringkali menjadi pilihan ideal. Selain itu, penting mengurangi kontras meteor di langit. Waktu terbaik biasanya setelah tengah malam hingga menjelang fajar, saat titik radian hujan meteor berada lebih tinggi di langit.

Pengaturan kamera menjadi kunci keberhasilan. Dengan menggunakan mode ISO yang cukup tinggi, kamera mampu menangkap cahaya lemah, tetapi tetap seimbang agar noise tidak berlebihan.

Bukaan lensa sebaiknya dibuat selebar mungkin untuk memaksimalkan cahaya yang masuk. Kecepatan rana yang panjang memungkinkan kamera merekam lintasan meteor yang melintas cepat, menciptakan garis cahaya yang dramatis di langit malam.

Baca Juga: Berburu Hujan Meteor 2026, Rekomendasi Lokasi Terbaik di Indonesia untuk Pengamatan Langit Malam

Kesabaran juga menjadi hal yang penting dalam pemotretan. Tidak setiap jepretan akan berhasil menangkap meteor, dan hal tersebut biasanya wajar. Justru disitu letak keseruannya.

Sambil menunggu, bisa juga menikmati suasana malam, alam dan taburan bintang yang jarang terlihat dalam keseharian. Semakin lama memotret, semakin besar pula peluang mendapatkan hasil yang memuaskan.

NENSI

 

Editor : Imron Arlado
#meteor #dslr #hujan meteor #kamera #lensa #pemotretan