JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Free float saham sedang memegang peran yang sangat krusial dalam penentuan bobot di Indeks MSCI. Karena MSCI tidak lagi menghitung bobot berdasarkan total saham beredar, melainkan hanya saham yang sudah tersedia dan bisa diperdagangkan di publik.
Berikut Peran Free Float Saham dalam Penentuan Bobot Indeks MSCI:
- Dapat Menentukan Besarnya Kapitalisasi Pasar yang Dihitung
MSCI menggunakan konsep free float-adjusted market capitalization. Jadi, porsi saham yang masuk kategori free float yang akan dikalikan dengan harga saham.
Tujuannya untuk menghitung nilai pasar yang digunakan dalam indeks. Jadi, jika semakin besar free float suatu saham, semakin besar juga kapitalisasi pasar yang diakui oleh MSCI.
- Dapat Menentukan Bobot Saham di Dalam Indeks
Bobot saham dalam Indeks MSCI ditentukan dari perbandingan free float adjusted market cap. Dengan demikian, perubahan kecil pada persentase free float dapat langsung mengubah bobot saham, tanpa harus ada perubahan harga saham.
- Mencerminkan Tingkat Investabilitas Saham
Peran penting lain yaitu memastikan indeks MSCI benar-benar mencerminkan pasar yang dapat diinvestasikan oleh investor global. Saham dengan free float rendah dianggap kurang likuid dan sulit dibeli dalam jumlah besar oleh dana institusi.
- Mempengaruhi Aliran Dana Investor Global
Karena sebagian dana global menjadikan MSCI sebagai acuan, free float secara tidak langsung dapat mengatur besarnya aliran dana asing ke suatu saham.
Artinya, saham dengan free float tinggi lebih mendapatkan alokasi dana yang lebih besar, daripada saham dengan free float rendah dapat menyebabkan pengurangan kepemilikan saat bobotnya turun.
- Menjadi Dasar Penyesuaian Bobot saat Review Indeks
Di setiap peninjauan indeks, MSCI akan menyesuaikan bobot saham berdasarkan data free float terbaru. Jika free float suatu saham berubah karena aksi korporasi, pelepasan saham oleh pemegang pengendali, atau perubahan klasifikasi kepemilikan maka bobot saham di indeks akan ikut disesuaikan.
LULUS
Editor : Imron Arlado