Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Malam Nifsu Syaban 2026, Momentum Intropeksi dan Persiapan Spiritual Jelang Rammadhan

Imron Arlado • Jumat, 30 Januari 2026 | 21:20 WIB
Malam Nisfu Sya
Malam Nisfu Sya

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Malam Nisfu Syaban 2026 akan datang sebentar lagi. Ini merupakan salah satu momen yang ditunggu umat islam.

Malam Nisfu Sya’ban, dengan segala makna yang terkandung di dalamnya, bisa menjadi kesempatan untuk berhenti sejenak, melakukan intropeksi diri, dan memperbaiki diri. Dengan begitu, kita bisa mempersiapkan diri dengan lebih maksimal untuk menyambut bulan suci.

Malam Nisfu Sya'ban kerap dikaitkan dengan turunnya ampunan Allah SWT untuk hamba-hambanya yang ingin bertaubat, tidak hanya dimaknai secara ritual, tetapi juga sebagai waktu refleksi diri.

Oleh sebab itu, para umat islam dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan ibadah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

Seperti halnya puasa pada bulan Nisfu Syaban yang dikenal sebagai bentuk persiapan spiritual sebelum memasuki kewajiban puasa Ramadhan. Selain bernilai ibadah, amalan ini juga menjadi momen refleksi dan peningkatan keimanan bagi umat Islam.

 

 Baca Juga: Daya Tampung TPA Karangdiyeng Kabupaten Mojokerto Diestimasi Dua Tahun

Sejumlah amalan yang sering dilakukan masyarakat pada Malam Nisfu Syaban

  1. Memperbanyak Istighfar

Umat muslim dianjurkan memperbanyak istighfar dengan harapan Allah memberikan ampunan dan Rahmat-Nya.

Rasulullah SAW pernah bersabda:

 يَطَّلِعُ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، فَيَغْفِرُ لِـجَمِيْعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ

Artinya: "Allah Ta'ala melihat kepada makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban, lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan."

  1. Berpuasa

Bulan Syaban menjadi bulan favorit Rasulullah SAW untuk menghidupkan ibadah puasa sunnah.

Hal ini disampaikan dalam hadis berikut:

 عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْ: وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامًا فِي شَعْبَانَ

Artinya: Dari Aisyah RA berkata: "Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW melakukan puasa satu bulan penuh kecuali puasa bulan Ramadhan, dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa sunah melebihi di bulan Sya'ban." (HR Al-Bukhari)

  1. Membaca Al-Qur'an

Seseorang yang membiasakan tilawah Qur'an di bulan Syaban maka ia akan memetik berkah sehingga dimudahkan mengkhatamkan Qur'an di bulan Ramadhan.

Salamah bin Kuhail Rahimahullah pernah berkata:

كَانَ يُقَالُ شَهْرُ شَعْبَانَ شَهْرُ الْقُرَّاءِ

Artinya: "Dulu dikatakan bahwa bulan Sya’ban adalah bulan para qurra' (pembaca Al-Qur’an)."

  1. Memperbanyak Shalawat

Nabi Bulan Syaban disebut juga sebagai bulan berselawat. Bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan ayat perintah bershalawat atas Nabi (Surat Al-Ahzab ayat 56) diturunkan pada bulan Syaban.

 اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓٮِٕكَتَهٗ يُصَلُّوۡنَ عَلَى النَّبِىِّ ؕ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا صَلُّوۡا عَلَيۡهِ وَسَلِّمُوۡا تَسۡلِيۡمًا‏

Artinya: "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS Al-Ahzab: 56)

 

Baca Juga: Marak Bangunan Liar di Atas Trotoar Kota Mojokerto

  1. Memperbanyak Doa

Salah satu doa yang bisa dipanjatkan adalah memohon keberkahan dan dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan.

اللهم بارك لنا فى رجب وشعبان وبلغنا رمضان وحصل مقاصدنا برحمتك يا ارحم الراحمين

"Allahumma baarik lanaa fii rojaba wa sya'bana, wa ballighna Romadhona wa hashshil maqoshidana, bi rahmatika ya Arhamar Rohimin." Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban ini, sampaikanlah kami pada bulan ramadhan, dan hasilkanlah maksud-maksud kami, dengan rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Pengasih."

 

Jadwal Malam Nisfu Sya'ban 2026 NU

Selaras dengan Kemenag, Lembaga Falakiyah PBNU menetapkan 1 Sya'ban 1447 H pada tanggal 20 Januari 2026.

Maka Nisfu Sya'ban yang diperingati pada tanggal 15 Sya'ban bertepatan pada tanggal 3 Februari 2026. Sehingga, Malam Nisfu Sya'ban dimulai setelah Magrib pada tanggal 2 Februari 2026.


Jadwal Malam Nisfu Sya'ban 2026 Muhammadiyah
Merujuk pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KGHT), juga menetapkan 1 Sya'ban 1447 H bertepatan pada 20 Januari 2026.

Penetapan ini sama dengan Kemenag dan PBNU. Sehingga, Malam Nisfu Sya'ban juga dimulai setelah Magrib pada tanggal 2 Februari 2026.

Persiapan ini tidak hanya bersifat ibadah personal, tetapi juga mencakup perbaikan sikap dan akhlak dalam kehidupan sosial.

Melalui peringatan Malam Nisfu Sya’ban 2026, umat islam diharapkan mampu menjadikan momen ini sebagai sarana pembersih hati dan penguatan iman.

Dengan introspeksi dan persiapan spiritual yang matang, bulan Ramadhan dapat disambut dengan penuh kesadaran dan keikhlasan hati. NESTI



Editor : Imron Arlado
#Amalan Nisfu Sya'ban #keutamaan nisfu syaban #islam #puasa syaban #menjelang ramadhan #Malam Nisfu Sya'ban