Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Udara Kabur di Samarinda

Redaksi Radar Mojokerto • Jumat, 23 Januari 2026 | 19:51 WIB
WASPADA CUACA EKSTREM DAN UDARA KABUR
WASPADA CUACA EKSTREM DAN UDARA KABUR

JAWA POS RADAR MOJOKERTO  — Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Kota Samarinda pada Rabu, 14 Januari 2026, akan didominasi kondisi berawan tebal hampir sepanjang hari, dengan potensi hujan disertai petir pada dini hari di kota Samarinda.

Potensi Cuaca Ekstrem Secara Nasional

BMKG memperkirakan sejumlah daerah di Indonesia akan mengalami cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga sangat lebat. Peringatan ini disampaikan  bedassarkan analisis pola cuaca yang menunjukan pembentukan awan tebal dan ketidakstabilan atmosfer di beberapa wilayah di indonesia.

Hujan intensitas sedang hingga lebat diprediksikan terjadi di banyak kota, sementara kondisi berawan tebal juga diperkirakan mendominasi di sejumlah daerah lainnya. Kondisi seperti ini berpotensi menurunkan jarak pandang di beberapa wilayah.

Potensi Udara Kabur di Samarinda

Dalam informasi perkirakan cuaca terbaru, BMKG juga mengantisipasi potensi terjadinya udara kabur di wilayah samarinda. Udara kabur dapat disebabkan oleh kombinasi factor seperti

Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terutama pada saat.

 

BMKG mengatakan bahwa potensi udara kabur dan cuaca ekstrem di samarinda merupakan kondisi yang perlu mendapat perhatian serius, meskipun tidak perlu disikapi dengan kepanikan yang berlebihan.

Fenomena ini merupakan bagian dari dinamika cuaca yang aktif dapat berubah dengan cepat, sehingga masyarakat diharapkan lebih waspada, adaptif, dan disiplin dalam memantau informasi cuaca.

Kondisi udara kabur juga berpotensi mempengaruhi aktivitas harian, mulai dari transportasi, Kesehatan, hingga keselamatan berkendara. Oleh karena itu, Langkah antisipasi sederhana seperti mengurangi aktivitas luar ruangan saat visibilitas menurun, menggunakan masker, serta mengatur jadwal perjalanan menjadi sangat penting.

JATI

Editor : Imron Arlado
#samarinda #hujan #2026 #petir #udara kabur #cuaca eksrem #BMKG Samarinda