Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sarapan Sering Dilewatkan, Apa Dampaknya Bagi Konsentrasi Belajar?

Imron Arlado • Jumat, 16 Januari 2026 | 18:49 WIB
Masih sering skip sarapan? begini dampaknya!
Masih sering skip sarapan? begini dampaknya!

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Sarapan merupakan waktu makan penting yang sayangnya masih sering dilewatkan oleh banyak pelajar. Berbagai alasan seperti terburu-buru berangkat sekolah, bangun kesiangan, hingga tidak terbiasa makan pagi membuat sarapan dianggap sepele.

Padahal, kebiasaan ini dapat berdampak langsung pada konsentrasi dan prestasi belajar. Saat pagi hari, tubuh dan otak membutuhkan asupan energi setelah berjam-jam tidak menerima makanan selama tidur.

Tanpa sarapan, kadar gula darah cenderung rendah sehingga otak kekurangan energi untuk bekerja secara optimal. Akibatnya, pelajar lebih mudah merasa lemas, mengantuk, sulit fokus, dan cepat lelah saat mengikuti pelajaran dikelas.

Beberapa guru mengungkapkan bahwa siswa yang tidak sarapan sering terlihat kurang aktif, sulit memahami materi, dan lambat merespons saat proses belajar mengajar berlangsung. Dalam jangka panjang, kebiasaan melewatkan sarapan juga dapat mempengaruhi  daya ingat serta menurunkan semangat belajar.

Baca Juga: Banjir Luapan Kali Lamong di Mojokerto Butuh Kolaborasi Pemda, Desa, dan BBWS

Sarapan tidak harus mewah atau rumit. Menu sederhana seperti nasi dengan lauk bergizi, roti gandum, telur, buah, atau segelas susu sudah cukup membantu memenuhi kebutuhan energi dipagi hari. Yang terpenting adalah adanya keseimbangan karbohidrat, protein, dan serat agar energi dapat bertahan lebih lama.

Para ahli gizi menyarankan agar sarapan dilakukan sebelum berangkat sekolah atau paling tidak dalam dua jam pertama setelah bangun tidur. Selain meningkatkan konsentrasi, sarapan juga membantu menjaga suasana hati dan mendukung aktivitas belajar sepanjang hari.

Dengan membiasakan sarapan sejak dini, pelajar diharapkan mampu mengikuti pelajaran dengan lebih fokus, aktif, dan berprestasi. Sarapan bukan sekedar rutinitas, melaikan investasi penting bagi kualitas belajar dan kesehatan dimasa depan.

CINDY

Editor : Imron Arlado
#efek skip sarapan #kebiasaan makan pagi #sarapan anak muda #bahaya tidak sarapan #sarapan pagi