Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Usai Cekcok, Pria di Kemlagi Mojokerto Bacok Kakak Ipar

Martda Vadetya • Kamis, 8 Januari 2026 | 21:24 WIB

 

 

DIGARIS POLISI: Kepolisian menggelar olah TKP aksi pembacokan di Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kamis (8/1).
DIGARIS POLISI: Kepolisian menggelar olah TKP aksi pembacokan di Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kamis (8/1).

KEMLAGI - Aksi pembacokan menggegerkan warga Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Kamis (8/1). Seorang korban harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka sabetan benda tajam di kepala.

 

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 ini menimpa Suprat, 60. Aksi pembacokan ini bermula ketika ia dan adik iparnya, Joko, 48, cekcok hebat di rumah.

Pertengkaran antara dua pria yang tinggal satu atap ini berubah menjadi aksi pembacokan setelah Joko tiba-tiba mengambil sebilah parang dari kamarnya.

"Setelah cekcok mereka berkelahi. Lalu Joko pergi mengambil parang di kamarnya dan menyabetkan ke kakak iparnya itu," ujar Kapolsek Kemlagi AKP Marianto, Kamis (8/1).

Joko kemudian beberapa kali menyabetkan sebilah parang itu ke Suprat. Tak hanya diam, Suprat berupaya menangkis serangan adik iparnya.

Akibat serangan Joko, Suprat mengalami dua luka sabetan di pelipis mata dan kepala sisi kanan. Usai menyerang kakak iparnya, Joko kemudian terkapar pingsan di jalan kampung depan rumahnya akibat epilepsinya kambuh.

"Korban (Suprat) terluka di pelipis dan kepala sebelah kanan. Saat disabet parang, korban menghindar. Kalau tidak menghindar, bisa fatal tadi," beber kapolsek.

 

Baca Juga: Berdedikasi Luar Biasa Wujudkan Swasembada Pangan Nasional 2025, Gubernur Khofifah Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden

 

Korban yang mengalami pendarahan langsung dilarikan ke RSUD RA Basoeni Gedeg. Pun begitu dengan Joko walau ia tidak mengalami luka serius. "Yang Joko akhirnya dibawa ke rumah sakit juga karena epilepsinya kambuh setelah membacok, tadi mulutnya berbusa," beber Marianto.

 

Pertengkaran berujung pembacokan saudara ipar ini kemudian ditangani polisi. Personel Polsek Kemlagi bersama Tim Inafis langsung menggelar olah TKP. Barang bukti berupa sebilah parang telah diamankan petugas. Meski begitu, belum diketahui pasti motif utama pemicu aksi pembacokan ini. "Sementara ini masih kami lakukan pendalaman," tandasnya.

Hal senada diungkapkan keluarga korban. Kendati belum jelas motif pembacokan, Joko dan Suprat seringkali cekcok di rumah. "Memang sehari-hari sering cekcok, sekecil apapun masalahnya. Mereka ini nggak cocok, sama-sama nggak suka," terang Luluk, kakak kandung Joko sekaligus kakak ipar Suprat. (vad)

 

Editor : Imron Arlado
#Benda Tajam #kakak ipar #mojokerto #kemlagi #cekcok