KOTA – Selama dua pekan ke depan, Stasiun Mojokerto tampaknya bakal sibuk. Pasalnya, penumpang yang menggunakan moda transpotasi kereta api (KA) pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membeludak.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, sedikitnya 15.382 tiket dari dan ke Stasiun Mojokerto telah dipesan selama periode angkutan Nataru yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Jumlah itu terdiri dari 7.462 penumpang berangkat dan 7.920 penumpang turun. ”Selama masa angkutan Nataru, kami melihat peningkatan signifikan jumlah pelanggan di sejumlah stasiun, termasuk Mojokerto,” ujarnya, Minggu (21/12).
Lonjakan penumpang itu terlihat dari 889 penumpang yang naik dan turun di Stasiun Mojokerto sepanjang setengah hari kemarin. Tren peningkatan juga terlihat dari pemesanan tiket yang naik lebih dari dua kali lipat untuk periode angkutan Nataru sejak awal bulan ini.
Pasalnya, hingga 4 Desember lalu, tiket yang terjual untuk perjalanan selama libur panjang ini masih 6.289 lembar. Mahendro menyatakan, KAI melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.
Antara lain dengan menyediakan dua kereta tambahan untuk jarak jauh hingga penguatan aspek keamanan dan sarana prasarana. Termasuk pula dengan mengerahkan tiga penjaga perlintasan di sepanjang jalur Tarik-Mojokerto. ”Upaya ini dilakukan untuk menjaga keamanan jalur, terutama saat frekuensi perjalanan meningkat pada puncak musim liburan,” tandasnya. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah