JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Kabar duka datang dari pesepakbola Indonesia, yakni Pratama Arhan, kini sedang menjadi sorotan besar di media sosial.
Kabar tersebut diunggah oleh beberapa tokoh sepak bola ternama Indonesia, membuat informasi ini dengan cepat menyebar dan menjadi sorotan publik.
Ayahanda Pratama Arhan, Bapak Sutrisno bin Raji, meninggal dunia pada hari Minggu, tanggal 7 Desember 2025, pada pukul 05.45 WIB, di Blora.
Informasi awal mengenai berita duka ini muncul melalui unggahan Instastory Indra Sjafri dan Asnawi Mangkualam Bahar yang kemudian ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.
Indra Sjafri menjadi sendiri merupakan sosok pelatih yang namanya sangat melekat dengan Timnas Indonesia U-19, U-22, skuad SEA Games, dan menjadi sosok yang pernah memberi kesempatan serta kepercayaan pada banyak pemain muda, termasuk Pratama Arhan.
Sementara Asnawi Mangkualam Bahar adalah salah satu pesepakbola dan dikenal sebagai salah satu pilar paling penting Timnas Indonesia yang saat ini sama-sama berkarier di Liga Thailand bersama Pratama Arhan.
Publik sepak bola Indonesia memberikan reaksi yang cukup besar setelah kabar duka ini tersebar.
Tak sedikit warganet, rekan pesepakbola, dan komunitas sepak bola Indonesia yang memenuhi kolom komentar unggahan akun-akun berita olahraga maupun akun pribadi Arhan dengan ucapan belasungkawa.
Dukungan moral terus menerus mengalir untuk Arhan dari berbagai pihak, mulai dari para penggemar, rekan-rekan pemain, hingga pegiat sepak bola.
Sebagian besar dukungan di media sosial menunjukkan harapan bagi Arhan untuk tabah dan diberi kekuatan untuk menghadapi momen kehilangan ini, mengingat hubungannya dengan keluarga yang dikenal sangat dekat.
Arhan yang memiliki nama lengkap Pratama Arhan Alif Rifai merupakan pemain sepak bola Indonesia yang lahir di Blora, Jawa Tengah.
Ia berposisi sebagai bek atau sayap kiri yang dikenal memiliki kemampuan luar biasa, yakni lemparan ke dalam jarak jauh, akurasi umpan silang, dan kegigihannya di lapangan.
Sebelum namanya melambung tinggi melalui penampilan impresifnya di Timnas Indonesia, ia memulai kariernya bersama tim PSIS Semarang.
Performa serta dedikasinya yang sangat tinggi kemudian sukses menarik perhatian beberapa klub luar negeri dan membawanya untuk berkarier di Jepang bersama Tokyo Verdy, kemudian berlanjut ke Suwon FC, hingga sekarang tergabung dalam Liga Thailand, Bangkok United.
Perjalanan karier Arhan di Timnas Indonesia juga menjadi sorotan besar dalam hidupnya. Dalam kariernya, ia telah berperan besar dalam berbagai turnamen seperti Piala AFF dan SEA Games.
Ia juga dikenal sebagai pemain generasi baru yang selalu berhasil membawa semangat tinggi dalam setiap pertandingan dan menjadi salah satu pemain paling menjanjikan di sepak bola Indonesia karena karakternya di lapangan dan kemampuannya yang terus berkembang pesat.
Selain itu, Pratama Arhan juga dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan keluarganya.
Beberapa momen kebersamaannya dengan keluarga kerap kali muncul di berbagai kesempatan, baik dari unggahan pribadi Pratama Arhan maupun sorotan dokumentasi media.
Baca Juga: Akhir Drama Korea Dear X, Rahasia dan Kebohongan Baek Ah Jin Terbongkar di Depan Publik.
Sosok ayah Pratama Arhan juga selalu mendampingi perjalanan kariernya sejak menapaki dunia sepak bola di tingkat daerah hingga akhirnya menembus level profesional dan internasional.
Dukungan dari keluarga juga menjadi salah satu alasan Arhan terus bertahan dan berkembang hingga sejauh ini.
Hingga kini, doa terbaik untuk bapak almarhum Bapak Sutrisno bin Raji terus mengalir dari masyarakat, sementara harapan serta dukungan terus dipanjatkan untuk Arhan agar diberikan ketabahan yang luas di masa berduka ini.
FANEZA
Editor : Imron Arlado