Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pesantren Teknologi Majapahit: Kembangkan Gelang Pintar, Tim Phoevaya Raih Juara 1 Jatim

Fendy Hermansyah • Jumat, 5 Desember 2025 | 11:55 WIB

 

MEMBANGGAKAN:  Tim Phoevaya Pesantren Teknologi Majapahit (PTM) setelah acara.
MEMBANGGAKAN:  Tim Phoevaya Pesantren Teknologi Majapahit (PTM) setelah acara.
SANTRI SMA Teknologi Majapahit kembali torehkan prestasi yang membanggakan. Beberapa santri yang tergabung dalam tim Phoevaya ini berhasil meraih juara 1 dalam ajang kompetisi Jatim Youth Codepreneur Challenge (JYCC) 2025.

Acara tersebut diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Surabaya (Ubaya) di Gedung Perpustakaan Lantai 5, kampus Ubaya, Senin (24/11). ’’Ini adalah sebuah kompetisi pengembangan aplikasi IT untuk solusi bisnis,’’ kata Ir. Adhy Nafhuzy, MM, Ketua Yayasan Pesantren Teknologi Majapahit (PTM).

Adhy mengatakan, tim Phoevaya ini dari SMA Teknologi Majapahit yakni, Abhinaya Hayuning Gusti Kelas XI, M. Zaafarani Hamizan Kelas XI, dan Agha Mahya Dayuga. ’’Tim ini berhasil membawa juara 1 dengan mengembangkan Calmiband,’’ tandasnya.

Pada Tahap inilah tim Phoevaya menunjukkan performa terbaiknya melalui penilaian live coding, presentasi sistem, dan presentasi coding. ’’Alhamdulilah tim Phoevaya meraih skor tertinggi 603,7,’’ imbuh Adhy.

Pihaknya menjelaskan, Calmiband merupakan gelang pintar yang dirancang untuk membantu anak autistik dengan memantau tingkat emosi dan stres secara real time. Inovasi ini menggabungkan teknologi wearable dan pemrosesan data untuk memberikan dukungan responsif yang dapat dimanfaatkan orang tua maupun pendamping anak berkebutuhan khusus. ’’Solusi ini dinilai memiliki nilai sosial yang kuat serta menunjukkan bagaimana teknologi dapat menjadi alat efektif untuk menjawab tantangan nyata di masyarakat,’’ tegasnya.

Keberhasilan tim Phoevaya tidak hanya membanggakan Pesantren Teknologi Majapahit, tetapi juga membuktikan santri PTM mampu bersaing di tingkat provinsi dan menghasilkan inovasi berdampak sosial. ’’Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus belajar, berkarya,dan membawa manfaat melalui teknologi,’’ ungkapnya.

Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan serta semangat para peserta. ’’Mari kita jaga bersama ruang digital ini, dan mari kita terus saling belajar. Dalam urusan teknologi, yang terbaik bukanlah yang paling canggih, tetapi yang selalu mau belajar,’’ ujarnya.

Ketua Program Studi Sistem Informasi Ubaya, Dr. Dhiani Tresna Absari turut memberikan pujian kepada para finalis. ’’Kalian adalah calon inovator muda dengan talenta digital emas. Ini bukti umur bukan hambatan bagi Jawa Timur yang tangguh,’’ tuturnya seraya menyebutkan Ubaya siap memberi beasiswa hingga 75 persen bagi pemenang sebagai bentuk komitmen mencetak generasi digital yang berdampak bagi masyarakat.

Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Jatim, Gugi Alifrianto Wicaksono, menambahkan tujuan kegiatan ini untuk memantik kreativitas pemuda. ’’Ide-ide kalian sangat luar biasa. Keluarkan kemampuan terbaik sebagai calon inovator digital Jawa Timur,’’ pesannya. (dik/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#pesantren teknologi majapahit #diskominfo jatim #gelang pintar