Sesuai data, 26 piagam penghargaan yang diserahkan oleh Gus Bupati itu terdiri dari dua jenis penghargaan. Di antaranya penghargaan Satyalancana Karya Satya yang dianugerahkan kepada tiga orang ASN Pemkab Mojokerto. Sedangkan, 23 piagam penghargaan lain diserahkan kepada para juara atau pemenang dari lomba-lomba yang telah dilaksanakan oleh Pemkab Mojokerto sebelumnya.
Seperti, lomba pengucapan Panca Prasetya KORPRI, lomba pengucapan UUD 1945, lomba duta KORPRI, hingga lomba olahraga tradisional Piala Bupati Mojokerto 2025.
Sebaliknya untuk 73 pensertifikatan tanah aset tersebut dilaksanakan sebagai bentuk upaya percepatan penataan dan pengamanan aset daerah. Sehingga aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Mojokerto memiliki kepastian hukum yang jelas. Sekaligus, tertib administrasi dan dilindungi oleh peraturan perundang-undangan.
’’Saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dharma bhakti, dedikasi, dan loyalitas yang telah saudara (ASN) tunjukkan selama lebih dari setengah abad ini dalam menjalankan tugas negara,’’ ungkap Gus Bupati memberi apresiasi.
Gus Bupati berpesan kepada para ASN dan anggota KORPRI Kabupaten Mojokerto agar para elemen pelaksana kebijakan pemerintah itu senantiasa menjaga perilaku mandiri dan netral. Terutama dalam menghadapi dinamika politik. Sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak tergganggu. ’’Kemandirian dan netralitas KORPRI harus senantiasa dijaga, karena kedua hal inilah yang menjadi dasar kekuatan organisasi ini dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berwibawa,’’ imbaunya.
Melalui tema Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Emas ini, terang Gus Bupati, kondisi ini mengingatkan agar para jajaran dan karyawannya tetap menjaga keharmonisan dan kerukukunan dalam bertugas. ’’Tema ini mencerminkan tekad aparatur sipil negara (ASN) untuk tetap menjaga persatuan, solid, berintegritas, dan mandiri dalam pengabdian,’’ tandasnya.
Sebelumnya, Pemkab Mojokerto juga memperingati HUT ke-54 KORPRI dengan jalan santai dan senam bersama forkopimda, Jumat (28/11) di halaman pemkab. Dipimpin langsung Bupati Muhammad Albarraa, kegiatan ini berlangsung meriah, dengan keikutsertaan ratusan karyawan dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Pada sesi arahannya, Gus Bupati mengimbau kepada seluruh anggota KORPRI dan para karyawan Pemkab Mojokerto lainnya agar selalu menerapkan konsep self development atau pengembangan diri, terutama pada hal pelayanan terhadap masyarakat.
’’Kita telah dihadapkan situasi dan kondisi birokrasi yang berubah begitu cepat dan dinamis, oleh karenanya kita selalu dituntut untuk selalu meningkatkan kemampuan diri dalam bekerja,’’ imbaunya.
Etos kerja para pengabdi masyarakat harus positif, dan menurutnya cara terbaik untuk meraih hasil kinerja yang positif itu adalah dengan menerapkan branding ASN BerAKHLAK secara optimal. ’’Utamakan branding ASN Berakhlak dalam melakukan tugas dan fungsi yang menjadi pedoman moral dan etika kerja,’’ tegasnya.
Sebagai pengingat, ASN BerAKHLAK adalah nilai-nilai dasar yang harus dimiliki dan diterapkan oleh ASN dalam menjalankan tugasnya. Sesuai dengan arti kata BerAKHLAK itu sendiri, yaitu berorientasi pelayanan yang akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. ’’Mari kita sebarkan optimisme dan narasi positif mengenai bersatu dan berdaulat dalam pembangunan. Sehingga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban di tengah masyarakat dapat terjaga dengan baik,’’ pungkas Gus Barra. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah