Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Menikmati Keindahan Dieng Plateau Negeri di Atas Awan yang Menyegarkan Pikiran dan Jiwa

Imron Arlado • Minggu, 9 November 2025 | 20:19 WIB

 

Dieng Plateau, atau Dataran Tinggi Dieng, merupakan salah satu destinasi wisata alam paling mempesona di Indonesia.  sumber foto: pinterest
Dieng Plateau, atau Dataran Tinggi Dieng, merupakan salah satu destinasi wisata alam paling mempesona di Indonesia. sumber foto: pinterest

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Dieng Plateau, atau Dataran Tinggi Dieng, merupakan salah satu destinasi wisata alam paling mempesona di Indonesia. Terletak di perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, Jawa Tengah, kawasan ini berada di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut. 

Karena letaknya yang tinggi, Dieng sering dijuluki sebagai “Negeri di Atas Awan”. Setiap sudutnya menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan, udara sejuk yang menenangkan, serta nuansa mistis yang memikat hati para pengunjung.

Saat matahari mulai terbit, kabut tipis menyelimuti perbukitan dan ladang-ladang hijau. Fenomena “golden sunrise” di Bukit Sikunir menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. 

Dari puncak bukit, matahari perlahan muncul di balik awan, menyebarkan sinar keemasan yang membuat langit tampak magis. Tak heran jika banyak wisatawan rela bangun dini hari untuk mendaki demi menyaksikan momen yang sulit dilupakan ini.

Selain panorama matahari terbit, Dieng juga kaya akan pesona alam lain yang tak kalah menakjubkan. Kawah Sikidang, misalnya, menawarkan pemandangan kawah vulkanik aktif dengan semburan uap panas yang terus mengepul. 

Aroma belerang yang khas menjadi pengingat bahwa kawasan ini dulunya merupakan daerah vulkanik yang masih aktif hingga kini. Di sisi lain, Telaga Warna dan Telaga Pengilon menjadi ikon wisata yang wajib dikunjungi. 

Warna air di Telaga Warna bisa berubah-ubah, mulai dari hijau, biru, hingga kuning keemasan, tergantung pantulan sinar matahari dan kandungan belerangnya.

 

Baca Juga: Hakim Tipikor Singgung Praktik Pinjam Bendera Kapal TBM, Ahli LKPP: Itu Bentuk Persekongkolan

 

Tak hanya alamnya, Dieng juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Kompleks Candi Arjuna menjadi bukti peninggalan kerajaan Hindu di masa lampau. 

Candi-candi ini berdiri megah di tengah padang rumput hijau, menghadirkan suasana tenang dan penuh kekhusyukan. Selain itu, setiap tahunnya diadakan Dieng Culture Festival, sebuah perayaan yang menggabungkan tradisi, seni, dan budaya lokal. 

Salah satu momen paling unik dari festival ini adalah ritual ruwatan anak gimbal atau tradisi pemotongan rambut anak-anak yang dipercaya memiliki kekuatan spiritual.

Udara dingin Dieng yang bisa mencapai suhu di bawah nol derajat pada musim tertentu membuat pengalaman wisata semakin berkesan. Embun yang membeku di pagi hari atau yang dikenal dengan “bun upas” menjadi fenomena langka yang banyak diburu oleh fotografer dan wisatawan.

Menjelajahi Dieng bukan hanya soal menikmati keindahan alam, tetapi juga tentang menyegarkan pikiran dan menenangkan hati.

Suasana sunyi di antara kabut, udara segar yang membelai wajah, dan keramahan warga lokal menciptakan pengalaman spiritual tersendiri.

 

Baca Juga: Tiga Ahli Sebut Bangunan Kapal TBM Kota Mojokerto Tak Layak Dilanjutkan

 

Bagi siapa pun yang ingin sejenak melarikan diri dari hiruk-pikuk kota dan mencari ketenangan, Dieng Plateau adalah tempat yang sempurna. 

Keindahannya tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyejukkan jiwa. Tak berlebihan jika banyak yang menyebutnya sebagai surga kecil di atas awan yang selalu memanggil untuk kembali. AILEEN

 

Editor : Imron Arlado
#candi arjuna #Kabupaten Wonosobo #golden sunrise #wisatawan #indonesia #negeri di atas awan #dieng plateau