JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Di Shanghai, China, ada sebuah akuarium yang terkenal sebagai salah satu aquarium terbesar dan paling modern di Asia, yakni Shanghai Ocean Aquarium atau SOA.
Letaknya yang berada di jantung kota Shanghai menjadikannya sebagai tempat dengan daya tarik wisata yang menggabungkan hiburan dan edukasi.
Dengan luasnya yang lebih dari 20.000 meter persegi, aquarium ini menawarkan pengalaman menyelam tanpa harus meninggalkan kehidupan daratan kepada para pengunjung.
Shanghai Ocean Aquarium juga dikenal sangat banyak masyarakat lokal maupun mancanegara karena pendekatannya yang dinilai interaktif dan ramah pengunjung.
Tak sedikit keluarga, pelajar, dan wisatawan lainnya berkunjung ke akuarium ini bukan hanya untuk melihat ikan, tetapi juga untuk memahami bagaimana kehidupan laut bekerja secara alami.
Akuarium ini tepatnya berada di kawasan Lujiazui, Pudong, sebuah area bisnis dan wisata yang sangat terkenal di Shanghai.
Letaknya tepat di seberang Oriental Pearl Tower, salah satu ikon kota Shanghai yang kerap kali muncul di foto-foto skyline Shanghai.
Lokasi Shanghai Ocean Aquarium yang strategis membuat akses para wisatawan yang ingin berkunjung ke sana menjadi lebih mudah.
Baca Juga: Dana Transfer Pusat ke Pemkab Mojokerto Dipangkas Rp 316 Miliar
Para wisatawan bisa menggunakan Shanghai Metro Line 2 dan berhenti di stasiun Lujiazui, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki selama kurang lebih lima menit untuk sampai ke pintu masuk.
Tak hanya itu, letaknya yang strategis dan dekat dengan tempat wisata populer lainnya seperti Shanghai Tower dan Super Brand Mall membuat aquarium ini sering digabungkan menjadi bagian dari paket wisata satu hari di kawasan Pudong.
Secara arsitektur, Shanghai Ocean Aquarium ini dibangun dengan konsep yang futuristik atau modern namun tetap menonjolkan unsur laut yang natural.
Bangunan akuarium ini terdiri dari dua bangunan utama, yakni gedung pameran dan area menara silinder tempat tangki raksasa berada.
Fitur atau area yang paling ikonik dari akuarium ini adalah terowongan bawah laut kurang lebih sepanjang 155-168 meter.
Area inilah yang menawarkan pengalaman menyelami dasar laut tanpa harus meninggalkan daratan pada para pengunjung.
Di terowongan ini, pengunjung dapat berjalan menyusuri terowongan dengan ribuan spesies ikan berenang di atas kepala, menciptakan sensasi seolah tengah berjalan di dasar samudera.
Sistem pencahayaan biru dan tata suara yang lembut di area terowongan ini memperkuat suasana laut dalam yang menyenangkan dan menakjubkan.
Shanghai Ocean Aquarium yang besar dan luas ini dibagi menjadi beberapa kawasan tematik yang mewakili habitat air dari seluruh dunia.
Setiap kawasan di akuarium ini juga memiliki konsep pencahayaan, tata ruang, dan spesies yang sesuai dengan lingkungan habitat atau aslinya.
Beberapa kawasan yang memiliki daya tarik paling tinggi di Shanghai Ocean Aquarium adalah China Zone, South America Zone, Africa Zone, Cold Water Zone, dan Coral Reef Zone.
Kawasan China Zone menampilkan hewan air endemik dari Sungai Yangtze dan spesies langka seperti China Sturgeon.
Di South America Zone cenderung menampilkan ikan-ikan berwarna cerah dari perairan amazon. Kemudian di Africa Zone umumnya terdapat berbagai spesies dari Danau Tanganyika dan Danau Malawi.
Sementara itu, di Cold Water Zone terdapat koleksi penguin sekaligus biota laut dari perairan kutub, dan Coral Reef Zone menampilkan kawasan penuh warna dengan ikan tropik serta karang hidup.
Kombinasi dari beberapa zona yang sudah mencakup hampir seluruh dunia ini membuat pengunjung bisa berkeliling dunia dalam satu kali kunjungan.
Dari kurang lebih 450 spesies dan 10.000 individu hewan air yang dimiliki Shanghai Ocean Akuarium, ada beberapa spesies yang menjadi koleksi unggulan di Akuarium ini.
Contohnya seperti ubur-ubur bercahaya, hiu karang, hingga penguin kutub yang menjadi daya tarik favorit anak-anak.
Selain itu, spesies air tawar dari Sungai Yangtze juga mendapat perhatian khusus karena termasuk dalam spesies yang paling terancam punah akibat polusi dan pembangunan bendungan.
Selain digunakan sebagai tempat wisata, Shanghai Ocean Aquarium juga memiliki peran yang cukup besar dalam bidang edukasi.
Baca Juga: Tender Cepat Masjid di Kota Mojokerto Di-Deadline Rampung Minggu Ini
Pihak pengelola bekerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan dan organisasi lingkungan untuk menyelenggarakan program edukasi interaktif bagi pelajar dan mahasiswa.
Di dalam area pameran juga terdapat beberapa papan informasi yang menjelaskan tentang rantai makanan di laut, proses adaptasi hewan air, serta ancaman-ancaman ekosistem laut akibat aktivitas manusia.
Melalui berbagai kegiatan edukatif yang diselenggarakan oleh akuarium ini, menumbuhkan kesadaran publik bahwa kehidupan laut juga termasuk bagian penting dari keberlangsungan planet ini.
FANEZA/Wulandari
Editor : Imron Arlado