JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Film "Sampai Titik Terakhirmu" merupakan film drama Indonesia terbaru yang diadaptasi dari kisah nyata pasangan Shella Selpi Lizah dan Albi Dwizky.
Pasangan yang sempat viral karena perjuangan cinta mereka di tengah ujian penyakit. Film ini disutradarai oleh Dinna Jasanti, diproduksi oleh LYTO Pictures, dan ditulis oleh Evelyn Afnilia.
Kisahnya diangkat untuk menginspirasi banyak orang tentang arti cinta sejati, ketulusan, dan keteguhan hati dalam menghadapi cobaan hidup.
Film ini mengisahkan perjalanan cinta Shella dan Albi yang dimulai dari pertemuan sederhana hingga akhirnya mereka saling mendukung dalam suka dan duka.
Shella diketahui mengidap kanker ovarium sejak 2021, namun hal tersebut tidak membuat Albi menjauh.
Sebaliknya, Albi tetap setia mendampingi dan merawat Shella hingga akhir hayatnya. Kisah cinta mereka yang penuh haru dan pengorbanan menjadi inti cerita film ini.
Momen paling menyentuh yang turut diangkat dalam film adalah saat Albi memutuskan untuk tetap menikahi Shella meski kondisi kesehatannya semakin menurun.
Selain menyoroti kisah cinta dua insan, "Sampai Titik Terakhirmu" juga menghadirkan pesan mendalam tentang arti keluarga, perjuangan hidup, serta kekuatan cinta dalam menghadapi penderitaan.
Film ini dibintangi oleh Arbani Yasiz sebagai Albi dan Mawar Eva de Jongh sebagai Shella, dua aktor muda berbakat yang berhasil membawakan emosi dan kedalaman karakter dengan sangat baik.
Pemeran Utama Film Sampai Titik Terakhirmu
- Mawar Eva de Jongh sebagai Shella
- Arbani Yasiz sebagai Albi.
Selain mereka, film ini juga didukung oleh banyak aktor,aktris ternama.
- Unique Priscilla
- Kiki Narendra
- Yasamin Jasem
- Shakeel Fauzi Aisy
- Botika Panggabean
- Vonny Felicia
- Verina Ardiyanti
- Onadio Leonardo
- TJ Ruth sebagai
- Alfie Alfandy
- Dana Wardhana
- Ricky Cemor
- Siti Fauziah
Film "Sampai Titik Terakhirmu" dijadwalkan tayang di bioskop mulai 13 November 2025. Belum ada keterangan resmi mengenai sampai kapan film ini akan tayang.
Namun biasanya film semacam ini akan bertahan di layar selama beberapa minggu tergantung antusiasme penonton.
Dengan kisah yang menyentuh dan diangkat dari kejadian nyata, film ini diharapkan mampu menggugah hati banyak orang dan menjadi salah satu film Indonesia paling emosional tahun ini.
NIYA/Wulandari
Editor : Imron Arlado