Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Tayangan Pertandingan Masih Berbayar atau Gratis?

Imron Arlado • Kamis, 2 Oktober 2025 | 00:55 WIB
TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Tayangkan Pertandingan Gratis untuk Publik
TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Tayangkan Pertandingan Gratis untuk Publik

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – TVRI secara resmi mendapatkan hak siar untuk Piala Dunia 2026 di Indonesia. Lembaga Penyiaran Publik ini akan menyiarkan gratis 80 pertandingan selama berlangsungnya turnamen yang dijadwalkan antara 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Dengan keputusan ini, semua masyarakat di Indonesia dapat menikmati siaran pertandingan sepak bola terbesar di dunia tanpa harus berlangganan, termasuk di kawasan-kawasan terpencil.

Penunjukan TVRI sebagai penyiar resmi telah mendapatkan perhatian positif dari berbagai pihak, salah satunya adalah anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief.

Ia mendukung keputusan ini karena memberikan akses yang mudah bagi masyarakat, serta membuka peluang untuk kegiatan nonton bersama tanpa terhambat persoalan lisensi hak siar.

“Kami ucapkan selamat untuk TVRI mendapatkan hak siar Piala Dunia 2026. Dengan adanya hak siar itu, masyarakat dapat menikmati dengan gratis, serta bisa melaksanakan nonton bareng tanpa dibayangi izin hak siar,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Hendry juga menegaskan bahwa DPR RI telah menyetujui anggaran tambahan untuk TVRI dalam mendukung peningkatan fasilitas penyiaran.

Dana ini akan digunakan untuk memodernisasi studio, perbaikan fasilitas pemancar, serta pengembangan teknologi penyiaran agar tayangan dapat menjangkau seluruh pelosok negeri.

"Manajemen harus memperbaiki fasilitas pemancar, studio, dan teknologi yang sudah berumur, semakin bagus kualitas pemancar TVRI, semakin puas masyarakat," tegas Hendry.

 

Baca Juga: Mengulik Informasi tentang Instrumen Eksperimental yang Menghasilkan Suara Mencekam di Film Horror

 

Selain sebagai hiburan, tayangan Piala Dunia di TVRI juga diperkirakan akan mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor. Momentum dari turnamen ini berpotensi menggerakkan bisnis kuliner, kafe, industri garmen, serta penjual atribut sepak bola yang biasanya meningkat pesat menjelang dan selama ajang besar.

Bahkan, kegiatan nonton bareng yang menjadi tradisi bagi banyak orang akan membuka peluang usaha dan memperkuat industri kreatif di berbagai daerah, sekaligus memberikan dampak sosial yang positif dalam memperkuat rasa kebersamaan.

Di sisi lain, perhatian juga tercurah kepada perjuangan Timnas Indonesia yang masih berkompetisi di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Harapan publik agar skuad Garuda bisa melaju ke babak final semakin besar, dan siaran langsung dari TVRI diharapkan dapat menjadi wadah untuk menyatukan dukungan dari seluruh penjuru Nusantara.

Keseriusan pemerintah dan DPR dalam mendukung hak siar Piala Dunia 2026 ini juga mencerminkan komitmen untuk mendorong kebangkitan olahraga dan hiburan nasional melalui pemanfaatan media publik.

Investasi dalam teknologi penyiaran TVRI diharapkan dapat menyajikan tayangan berkualitas dengan cakupan yang luas, sehingga semua lapisan masyarakat dapat merasakan euforia dan semangat olahraga internasional.

 

 

Dengan akses siaran gratis yang disediakan oleh TVRI, kesempatan untuk menyaksikan Piala Dunia 2026 menjadi hak semua warga negara, tanpa kecuali.

Ini merupakan salah satu wujud penguatan dedikasi dan pelayanan publik melalui media penyiaran yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

RIZMA

Editor : Imron Arlado
#dpr #tvri #hak siar #piala dunia 2026 #fifa world cup #Timnas Indonesia