Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Arab Saudi Gagalkan Serangan Rudal di Langit Madinah, Ketegangan Timur Tengah Makin Memanas

Imron Arlado • Senin, 15 September 2025 | 03:46 WIB
Rekaman video dari insiden ini viral di media sosial, terutama TikTok, yang menunjukkan momen pada saat sebuah rudal berhasil dihalau dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara milik Arab Saudi.
Rekaman video dari insiden ini viral di media sosial, terutama TikTok, yang menunjukkan momen pada saat sebuah rudal berhasil dihalau dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara milik Arab Saudi.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Pada Kamis pagi 11 September 2025, langit di atas Madinah, Arab Saudi, dihebohkan oleh cahaya yang melesat dengan cepat serta diiringi suara ledakan yang keras.

Peristiwa ini berlangsung tak lama setelah salat subuh dan langsung menarik perhatian masyarakat serta jemaah umrah yang hadir di sekitar Masjid Nabawi.

Rekaman video dari insiden ini menjadi viral di media sosial, terutama TikTok, yang menunjukkan momen pada saat sebuah rudal berhasil dihalau dan dihancurkan oleh sostem pertahanan udara milik Arab Saudi.

Peristiwa ini diduga kuat terkait dengan ketegangan yang ada di Timur Tengah, khususnya hubungan antara kelompok Houthi dari Yaman dan Israel.

 

 

Rudal yang berhasil dihadang itu diduga  diluncurkan dari Yaman dengan niat menyerang Israel, tetaoi saat melintas di ruang udara Arab saudi, rudal tersebut berhasil diintersep oleh pertahanan Saudi.

Pada hari yang sama, Israel juga mengkonfirmasi bahwa mereka berhasil menggagalkan sebuah rudal yang ditembakkan dari yaman setelah serangan Israel di Sanaa, ibukota Yaman, yang mengakibatkan korban jiwa serta luka-luka.

Walaupun Israel menuduh Yaman sebagai pihak yang menembakkan rudal tersebut, namun hingga kini belum ada kelompok atau negara yang secara resmi mengakui ebertanggung jawan atas serangan itu, situasi ini menambah tingkat kompleksitas dan ketegangan di Timur Tengah yang sudah sejak lama rentan terhadap konflik. 

Sebagai negara yang berbatasan langsung dengan Yaman dan penjaga dua kota suuci dalam Islam, Mekah dan Madinah, Arab Saudi semakin memperketat sistem pertahanannya.

Pengamanan yang bertingkat, termasuk penggunaan sistem rudal Patriot buatan Amerika Serikat yang terus diperkokoh untuk melindungi warga serta tempat-tempat suci dari kemungkinan serangan rudal atau drone.

 

Baca Juga: Istana Buka Suara soal Video Prabowo di Bioskop yang Viral dan Menuai Polemik

Konsul Jendera Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B, Ambary, mengungkapkan bahwa sejauh ini pemerintah Arab Saudi belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian ini. Namun, mereka terus mengawasi situasi dengan teliti untuk memastikan keselamatan masyarakat Indonesia yang tinggal dan beribadah di wilayah tersebut.

Insiden ini terjadi di tengah usaha Israel dan sekutunya untuk meningkatkan tekanan terhadap kelompok Houthi di Yaman,yang memunculkan kekhawatiran glibal tentang potensi meningkatnya konflik yang lebih meluas.

 

 

Komunitas internasional berharap semua pihak dapat menahan diri dan memprioritaskan upaya diplomatik  untuk menghindari konflik yang dapat mengancam stabilitas kawasan dan keselamatan oenduduk sipil.

Dengan terjadinya insiden ini, perhatian global kembali tersentralisasi pada Timur Tengah yang merupakan kawasan dengan dinamika politik dan militer yang sangat tinggi serta rentan konflik.

Arab Saudi menunjukkan kesiapan militernya dalam menghadaoi ancaman, sekaligus menegaskan bahwa keamanan dan ketenangan di daerah tersebut sangat penting, terutama untuk melindungi kota suci Madinah dari segala potensi bahaya. Dzafir Kirana Adelia

Editor : Imron Arlado
#Israel #yaman #Berhasil #rudal #dihalau #arab saudi