JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Presiden Prabowo Subianto akhirnya merombak susunan kabinetnya setelah hampir satu tahun menjabat.
Pengumuman perubahan ini dilakukan melalui konferensi pers di Istana Negara pada Senin sore.
Dalam reshuffle kali ini, lima posisi menteri diganti dan satu kementerian baru dibentuk.
Perubahan ini dianggap penting untuk menyesuaikan arah pemerintahan dengan berbagai tantangan yang semakin rumit, baik dari segi politik, hukum, maupun ekonomi.
Beberapa kementerian mengalami pergantian penting. Salah satunya adalah Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), yang menjadi sorotan karena posisi ini sangat strategis dalam menjaga stabilitas politik nasional.
Kementerian Keuangan juga mengalami perubahan, dengan Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani Indrawati, resmi diberhentikan.
Pengambilan keputusan ini terjadi di tengah tekanan publik terhadap kebijakan pajak, bahkan menyebabkan aksi demo besar yang berujung kerusuhan di kediaman Sri Mulyani pada akhir Agustus lalu.
Selain dua kementerian tersebut, Kementerian Koperasi, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia juga mengalami pergantian pemimpin.
“Atas berbagai pertimbangan dan masukan evaluasi. Maka pada sore hari ini Pak Presiden memutuskan melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan yakni Kemenko Polkam, Kementrian Keuangan, Kementrian Perlindungan Pekerja Migran, Kementrian Koperasi dan Kementrian Pemuda dan Olahraga,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, di Istana, Senin 8/9/2025.
Baca Juga: SBY: Demonstrasi Berhari-hari jadi Alarm untuk Menghidupkan Dialog dan Kebersamaan
Prabowo juga membentuk Kementerian Haji dan Umrah yang diharapkan mampu memberikan perhatian khusus terhadap penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang melibatkan jutaan jamaah setiap tahun.
Kementerian ini dianggap sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik dan memperkuat hubungan dengan Arab Saudi.
Berikut daftar menteri baru yang telah dilantik:
- Purbaya Yudhi Sadewa menjadi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani
- Ferry Juliantono menjadi Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie
- Mukhtaruddin menjadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia menggantikan Abdul Kadir Karding
- Mochamad Irfan Yusuf menjadi Menteri Haji dan Umrah
Seluruh menteri baru tersebut mengucapkan sumpah jabatan dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sementara itu hingga artikel ini ditulis, belum diumumkan siapa nama pengganti Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan dan Menteri Pemuda dan Olahraga.
Prasetyo menjelaskan alasan posisi Menko Polkam masih kosong untuk sementara karena Presiden Prabowo belum menunjuk penggantinya secara definitif.
"Pertama berkenaan dengan posisi menko polkam untuk sementara waktu memang bapak presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang akan beliau tugaskan di Menko Polkam sehingga untuk sementara waktu beliau akan menunjuk ad interim. Tunggu nanti diumumkan," kata Prasetyo kepada wartawan.
Sementara untuk calon Menteri Pemuda dan Olahraga belum bisa dilantik karena masih diluar kota. Sehingga dia tidak bisa mengikuti pelantikan sore ini.
“Akan dijadwalkan kembali di prosesi pelantikan yang berikutnya,” tambah Prasetyo.
Rizma/Devi
Editor : Imron Arlado