Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mulai dari Resistance Blue, Hero Green, hingga Brave Pink, Jadi Cerminan Kekuatan Perempuan dalam Melawan Ketidakadilan

Imron Arlado • Rabu, 3 September 2025 | 23:16 WIB
Simbol Resistance Blue, Hero Green, Brave Pink
Simbol Resistance Blue, Hero Green, Brave Pink

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Gelombang demonstrasi yang terjadi di beberapa daerah Indonesia pada akhir Agustus hingga awal September 2025 ini, tidak hanya menghadirkan kerumunan massa di sejumlah jalan, tetapi juga melahirkan simbol-simbol dan istilah-istilah baru di media sosial.

Sebelumnya sempat ramai dengan istilah “Daftar 17+8 Tuntutan Rakyat” setelah para artis dan influencer mulai menyebarkannya di akun media sosial mereka masing-masing.Diantaranya ada Jerome Polin, Bintang Emon, Andovi da Lopez, dan masih banyak lagi.

Saat ini, muncul simbol-simbol baru yang ramai dibicarakan di media sosial. “Brave Pink, Hero Green, Resistance Blue” merupakan gabungan warna yang melambangkan perlawanan rakyat. 

Fenomena ini tidak hanya menggambarkan perlawanan rakyat di sosial media saja. Banyak peserta aksi di lapangan juga membawa atribut berwarna sesuai simbol yang mereka angkat.

Mulai dari spanduk, pita, hingga berpakaian dengan warna pink, hijau, dan biru. Semua merepresentasikan tuntutan masyarakat yang menginginkan suaranya untuk didengar.

Kemunculan simbol-simbol ini menunjukkan bagaimana gerakan digital dapat menjelma menjadi kekuatan yang nyata dalam aksi demonstrasi.

Lalu, apakah arti dari semua simbol-simbol ini?

“Brave Pink” dilambangkan oleh sosok ibu Ana, ibu-ibu berjilbab pink yang berada di barisan depan demonstrasi DPR pada tanggal 28 Agustus 2025 lalu, warna ini kini mewakili keberanian rakyat sipil.

Warna pink ini dianggap sebagai keberanian perempuan dalam menyuarakan pendapat, menegaskan bahwa perjuangan bukan hanya milik laki-laki, tetapi juga ruang bagi perempuan yang selama ini kerap dianggap remeh.

Dengan adanya partisipasi perempuan yang semakin menonjol, gerakan ini membuktikan bahwa perlawanan tidak lagi didominasi oleh satu kelompok, melainkan menjadi perlawanan dan perjuangan bersama.

 

Baca Juga: Petrick Wilson dan Vera Farmiga Ucap Salam Perpisahan, Tandakan The Conjuring : Last Rites Jadi Seri Conjuring yang Terakhir

 

Suara perempuan menjadi bagian penting dalam menuntut perubahan, menguatkan pesan bahwa keadilan hanya dapat tercapai jika semua pihak diberi ruang untuk menyampaikan suaranya.

“Hero Green” ini dikaitkan dengan sosok Affan Kurniawan, pemuda pengemudi ojek online yang tewas akibat keganasan aparat. Green melambangkan jaket yang dikenakan Affan saat ia tewas.

Warna ini menjadikan simbol harapan, perjuangan, dan solidaritas. Hal ini membuktikan bahwa rakyat kecil pun menjadi bagian penting dari suara perlawanan.

“Resistance Blue” ini muncul sebagai simbol digital perlawanan rakyat terhadap revisi kontroversial Undang-Undang Pilkada dan dianggap sebagai tanda “Darurat Demokrasi”. Simbol ini sudah digaungkan dari tahun 2024 lalu, dengan logo “Peringatan Darurat”.

 

Baca Juga: Sekolah di Kota Mojokerto Terpaksa Terapkan Belajar Daring

 

Dengan adanya simbol-simbol ini bukan hanya merepresentasikan perlawanan terhadap kebijakan tertentu, tetapi juga menandai adanya babak baru dalam sejarah gerakan sosial di Indonesia.

Sebuah perjuangan yang inklusif, penuh warna, serta menempatkan keberanian perempuan sebagai salah satu pilar utamanya.

Natasia Reyna

Editor : Imron Arlado
#dpr #peringatan darurat #melawan #Brave Pink Hero Green #perempuan