Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Fedi Nuril Sebut Menkomdigi Berbohong soal Penutupan TikTok Live

Imron Arlado • Rabu, 3 September 2025 | 23:24 WIB

Tanggapan Fedi Nuril yang diunggah dalam cerita Instagram pribadinya
Tanggapan Fedi Nuril yang diunggah dalam cerita Instagram pribadinya

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Aktor Fedi Nuril melontarkan kritik tajam terhadap klarifikasi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid terkait hilangnya fitur siaran langsung atau Live di aplikasi TikTok. 

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @fedinuril, pada Senin (1/9), Fedi menilai pernyataan Meutya tidak sesuai fakta dan bahkan menyebutnya sebagai kebohongan. Sebelumnya, publik di Indonesia mulai ramai memperbincangkan TikTok Live setelah fitur tersebut tiba-tiba tidak dapat diakses sejak Sabtu malam (30/8). 

Menjawab pertanyaan media, Meutya Hafid memberikan penjelasan di Kompleks Istana Kepresidenan pada Minggu (31/8). Ia menyatakan bahwa keputusan menonaktifkan layanan siaran langsung dilakukan oleh TikTok sendiri, tanpa adanya instruksi khusus dari pemerintah.

“Live TikTok itu kami pun melihat dari pemberitahuan yang dilakukan oleh TikTok, bahwa mereka melakukan secara sukarela untuk penutupan fitur Live, dan kami justru berharap bahwa ini berlangsung tidak lama,” kata Meutya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (31/8/2025).

 

Baca Juga: Kaki Lansia Remuk Tertemper Kereta Api di Kota Mojokerto

 

Menurutnya, alasan penghentian sementara fitur ini adalah untuk mencegah penyalahgunaan di tengah meningkatnya konten bermuatan kekerasan dan provokasi yang muncul dalam rangkaian aksi unjuk rasa dan penjarahan beberapa hari terakhir. 

Meutya menambahkan, Presiden Prabowo Subianto juga menekankan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap aspirasi masyarakat dan berharap kondisi segera kondusif agar fitur TikTok Live bisa kembali normal.

Ia juga berharap situasi segera kondusif agar TikTok dapat kembali mengaktifkan fitur Live, mengingat banyak pelaku UMKM yang menggantungkan usaha pada layanan tersebut. Namun, penjelasan tersebut tidak serta-merta diterima oleh semua pihak.

Fedi Nuril menilai klaim bahwa penutupan dilakukan secara sukarela tidak masuk akal. Ia kemudian membagikan tangkapan layar dari unggahan lama akun resmi Partai Gerindra pada 2017. 

 

Baca Juga: Adu Banteng Pikap dan Motor di Simpang Penarip Kota Mojokerto, Lima Orang Dilarikan ke RSUD Kota

 

Dalam unggahan tersebut tertulis bahwa narasi hoaks versi penguasa biasanya terdengar paling meyakinkan karena didukung oleh fasilitas lengkap, mulai dari statistik, intelijen, media, hingga panggung politik. 

Fedi lalu menambahkan kalimat sindiran: “Penguasa sekarang siapa? @gerindra.” Nama Fedi sendiri dalam beberapa tahun terakhir kerap muncul di ruang publik bukan hanya karena kiprahnya di dunia seni peran, tetapi juga sikapnya yang kritis terhadap kebijakan pemerintah. 

Sebelumnya, ia sempat bersuara lantang menuntut kejelasan penanganan kasus meninggalnya seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang tertindih kendaraan taktis Brimob. 

Kini, kritiknya beralih ke isu kebijakan digital, memperlihatkan konsistensi dirinya sebagai figur publik yang menggunakan platform media sosial untuk menyuarakan kepedulian. Kasus ini menunjukkan bagaimana isu kebijakan digital bisa bertransformasi menjadi polemik politik, terlebih ketika melibatkan tokoh publik dengan jutaan pengikut di media sosial.

 

Baca Juga: Bank Majatama Milik Pemkab Mojokerto Meraih Platinum Award

 

Fedi Nuril, lewat kritiknya, menambah bobot perdebatan publik tentang sejauh mana transparansi pemerintah dalam menyampaikan informasi, serta bagaimana masyarakat harus tetap kritis agar ruang digital tetap sehat dan akuntabel.

Tri Yulia Setyoningrum

Editor : Imron Arlado
#politik indonesia #tiktok live #meutya hafid #Digital Policy #fedi nuril