Jawa Pos Radar Mojokerto – Bulan September tahun 2025 di Indonesia akan terdapat satu hari cuti nasional yang ditetapkan oleh pemerintah, yaitu pada hari Jumat, 5 September 2025, untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Hari libur ini tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri yang mengatur mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama untuk tahun 2025.
Libur yang jatuh pada hari Jumat ini memberikan peluang bagi masyarakat, terutama karyawan yang bekerja dari Senin hingga Jumat, untuk menikmati akhir pekan panjang selama tiga hari berturut-turut, dari tanggal 5 hingga 7 September 2025.
Akhir pekan panjang ini kerap dimanfaatkan untuk beristirahat lebih lama, berkumpul dengan keluarga, atau melakukan perjalanan pulang ke kampung dan rekreasi.
Selain perayaan Maulid Nabi yang merupakan hari libur nasional, bulan September 2025 juga dipenuhi berbagai momen penting serta peringatan baik nasional maupun internasional yang memiliki makna sejarah dan sosial yang signifikan.
Di awal bulan, tepat pada tanggal 1 September, dirayakan Hari Polisi Wanita (Polwan) sebagai bentuk penghargaan terhadap wanita di kepolisian yang berkontribusi dalam menjaga keselamatan dan ketertiban masyarakat.
Kemudian, pada tanggal 3 September, diperingati Hari Palang Merah Indonesia yang mengedepankan semangat kemanusiaan dan kesejahteraan sosial.
Beberapa peringatan penting lainnya termasuk Hari Pelanggan Nasional pada tanggal 4 September, Hari Olahraga Nasional pada tanggal 9 September, Hari Radio Republik Indonesia pada tanggal 11 September, serta Hari Perhubungan Nasional pada tanggal 17 September.
Di daerah Bali, ada hari-hari penting seperti Hari Puputan Badung yang dirayakan pada 20 September untuk mengenang usaha masyarakat Bali dalam melawan penjajahan, serta Hari Raya Galungan pada 25 September yang merupakan salah satu perayaan besar agama Hindu yang dilakukan dengan penuh rasa hormat di Bali.
Selain itu, pada 30 September diperingati Hari Peringatan Gerakan 30 September (G30S/PKI), sebuah peristiwa bersejarah yang sangat berarti di Indonesia yang menjadi waktu untuk merenungkan nilai-nilai perjuangan dan keamanan negara.
Perlu diketahui bahwa pada bulan September 2025, pemerintah tidak menetapkan aktivitas cuti bersama, sehingga hari-hari yang bukan merupakan libur nasional dan akhir pekan akan dilalui dengan rutinitas normal.
Ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memanfaatkan hari libur pada 5 September sebagai waktu untuk bersantai dan berkumpul bersama orang-orang terkasih sebelum kembali ke kegiatan sehari-hari.
Secara keseluruhan, bulan September 2025 tergolong sepi dalam hal hari libur nasional, namun kaya akan peringatan-peringatan penting yang memperkuat identitas dan nilai bangsa Indonesia.
Periode akhir pekan panjang dari 5 hingga 7 September juga menjadi waktu yang berarti bagi banyak orang untuk beristirahat dan merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh keseriusan dan rasa syukur.
Dengan adanya hari libur nasional ini, diharapkan masyarakat bisa merencanakan dan menggunakan waktu sebaik mungkin untuk menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, serta mempererat hubungan dengan keluarga dan lingkungan sekitar.
Selain itu, berbagai hari peringatan di bulan September dapat menjadi sarana untuk edukasi dan penghargaan terhadap sejarah serta budaya Indonesia.
Devi
Editor : Imron Arlado