KABUPATEN - Pelajar SMP se-Kabupaten Mojokerto mulai tampil unjuk kepiawaian suara mereka, Rabu (27/8) pagi.
Berlangsung di Pendapa Graha Majatama Pemkab Mojokerto, event Lomba paduan suara antar-PKK dan pelajar se-Kabupaten Mojokerto berlangsung.
Diawali dengan sambutan Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto M. Nur Kholis, resmi membuka gelaran tersebut.
Menurutnya, event ini merupakan kali perdana yang diinisiasi oleh JPRM. "Kegiatan ini punya filosofi mendalam bagi kami. Karena ada filosofi persatuan, dan mudah-mudahan kita semua bisa menikmatinya," tuturnya.
Nur Kholis juga memberikan semangat kepada 18 grup peserta, yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan. "Kalau semua manut arranger-nya, tentu ini akan menghasilkan harmoni yang sangat indah," imbuhnya.
Bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto, event besutan Jawa Pos Radar Mojokerto ini
akan berlangsung hingga Kamis (28/8). Pesertaya merupakan anggota aktif PKK maupun pelajar di setiap kecamatan se-Kabupaten Mojokerto. Setiap PKK mengirimkan satu grup paduan suara dengan jumlah anggota 20 orang, termasuk di dalamnya dirigen.
’’Setiap grup harus menyanyikan lagu wajib dan satu lagu pilihan, iringan boleh menggunakan live musik (keyboard) atau minus one, maupun acapella,’’ imbuh Manajer Event JPRM Arief Hikmawan.
Masing-masing penampilan tim peserta diberikan waktu selama 10 menit, dihitung dari mulai bernyanyi. Mereka diperbolehkan tampil dengan kostum menarik, bebas sopan, dan kreatif.
’’Untuk lagu wajib yang dibawakan masing-masing grup adalah Hari Merdeka. Sedangkan lagu pilihan, kita beri opsi di lagu Rek Ayo Rek, Tanduk Majeng, Yamko Rambe Yamko, dan Bungong Jeumpa,’’ urainya.
Ada sejumlah kriteria penilaian yang akan diseleksi tim dewan juri. Antara lain, teknik vokal, harmoni, keselarasan dan kekompakan suara, ekspresi atau pembawaan, serta penampilan grup.
’’Dari situ nanti akan ditentukan enam pemenang. Masing-masing juara 1, 2, 3 dan juara harapan 1, 2, 3,’’ tambahnya.
Adapun event ini akan memperebutkan piala Ketua PKK Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Albarraa atau Ning Hana. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah