Jawa Pos Radar Mojokerto – PSSI menyampaikan kabar baiknya akan proses naturalisasi Striker FC Utrecht, Miliano Jonathans, yang akan menjadi calon pemain baru di Timnas Indonesia.
Saat ini, proses perpindahan kewarganegaraannya dari Belanda ke Indonesia tengah diurus oleh Ketua Umum federasi sepak bola Indonesia, Erick Thohir.
Erick secara resmi menyerahkan dokumen naturalisasi Miliano kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo pada Jumat (15/8/2025)
“Dalam kesempatan ini, PSSI menyerahkan dokumen terkait proses naturalisasi pemain FC Utrecht, Miliano Jonathans, yang berusia 21 tahun,” kata Erick melalui akun Instagram resminya.
Ia menambahkan bahwa naturalisasi ini dilakukan agar Miliano dapat memperkuat Timnas Indonesia pada Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Arab Saudi pada Oktober mendatang.
Dengan pengajuan ini, Miliano menjadi calon pemain naturalisasi kedua yang disiapkan PSSI setelah Mauro Zijlstra.
Selain diproyeksikan masuk skuad utama asuhan Patrick Kluivert untuk menghadapi Arab Saudi dan Irak, Zijlstra juga akan memperkuat Timnas U-23 di bawah asuhan Gerald Vanenburg.
Zijlstra masuk di skuad garuda U-23 pada ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Sidoarjo, September nanti. Timnas Indonesia U-23 akan bersaing di Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau.
Diketahui, Miliano Jonathans adalah penyerang sayap berusia 21 tahun yang saat ini memperkuat FC Utrecht, klub yang sama dengan Ivar Jenner.
Sejak direkrut dari Vitesse Arnhem pada pertengahan musim lalu, Miliano telah tampil 12 kali dengan total 390 menit bermain di Eredivisie.
Musim ini, ia sudah mencatatkan dua penampilan di ajang Kualifikasi Liga Europa, membantu Utrecht menyingkirkan FC Sheriff dan Servette FC.
Sebelum pindah ke Utrecht, Miliano tampil impresif bersama Vitesse Arnhem di kasta kedua Liga Belanda. Ia mencetak 11 gol dan 4 assist dari 19 laga.
Menariknya, Miliano disebut memiliki darah keturunan Indonesia dari Depok, Jawa Barat, yang membuat proses naturalisasinya mendapat lampu hijau. Kini, ia sedang diproses untuk dapat tampil membela Timnas Indonesia oleh PSSI.
()
Editor : Imron Arlado