JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Acha Septriasa dan Vicky Kharisma dikabarkan resmi bercerai pada 19 Mei 2025. Meski perjalanan kisah cinta mereka tampak harmonis, namun tak disangka bahtera rumah tangga keduanya berakhir dengan perpisahan.
Sebelum dipersunting Vicky Kharisma, Acha sempat menjalin hubungan asmara dengan artis ternama, Irwansyah. Namun, hubungan mereka berakhir pada 2009.
Sejak menjombo, Acha beberapa kali sempat dikabarkan dekat dengan Pasha Ungu hingga Dennis Hanani.
Sebelum bertemu secara langsung, Vicky Kharisma mengaku sudah cukup familiar dengan Acha karena sering melihatnya tampil di layar kaca maupun layar lebar.
Acha bertemu dengan Vicky ketika mereka sedang menempuh pendidikan di Malaysia. Tak disangka, ternyata Vicky adalah teman dari adik Acha, Juwita Marista.
Pertemuan mereka terjadi secara tak sengaja. Acha menceritakan awal pertemuan mereka karena insiden ban mobil yang kempes.
“Saat itu ban mobilku kempes karena diisengin orang di kampus. Soalnya aku parkir sembarangan karena udah buru-buru masuk kelas. Pas pulang, baru setengah jalan, ban-nya sudah bunyi keplek-keplek,” ungkap Acha.
Acha pun akhirnya berhenti di pinggir jalan. Kebetulan, Vicky sedang mengikuti program internship dan akan berangkat kerja melihat Acha yang tengah kesulitan dengan mobilnya.
"Ya udah, tiba-tiba dia mau berangkat kerja. Karena dia sudah internship duluan. Kalau aku masih kuliah. Terus dibenerin sama dia ban mobilnya," kenang Acha.
Acha masih mengingat jelas kala itu Vicky mengenakan kemeja putih yang basah karena keringat. Namun, Acha belum menaruh ketertarikan padanya, lantaran saat itu keduanya sama-sama memiliki kekasih.
Begitupun dengan Vicky yang merasa tidak memiliki perasaan apapun pada saat itu. Namun, Vicky mengagumi sosok Acha yang statusnya sebagai seorang artis tetapi memilki personality yang ramah dan tidak sombong.
Setelah kejadian itu, sekitar tujuh tahun Acha sempat beberapa kali berpapasan dengan Vicky di berbagai kesempatan. Terkadang mereka bertemu di bandara atau di pesta pernikahan, tetapi mereka hanya sekedar saling sapa
“Sebenarnya selama tujuh tahun itu aku beberapa kali sempat bertemu dia, tapi pacarku selalu berganti-ganti. Jadi aku nggak menyangka kalau pada akhirnya justru Vicky yang menjadi tempat aku berlabuh,” ujar Acha.
Namun, ketika Acha menghadiri festival film di Sydney di tahun 2016 selama empat hari, ia bertemu dengan Vicky dan memanfaatkan waktu untuk membuat janji dengannya.
Pertemuan itulah yang membuat keduanya semakin dekat setelah mengobrol selama lima jam. Acha merasa Vicky telah banyak berubah.
“Kayaknya dia udah berubah, ya. Sekarang tu hidupnya punya tujuan yang jelas, kelihatan banget arah dan ambisinya. Waktu itu dia juga udah kerja di Australia. Pokoknya dia beda, jauh lebih dewasa. Cowok kalau udah sukses tuh kesannya jadi lebih menarik, ya. Jadi waktu itu aku sempat ngerasa, ‘kayaknya dia deh,’ soalnya biasanya ada aja tuh feeling begitu,” ungkap Acha.
Di hari terakhir festival film, Vicky menyatakan keseriusannya untuk menjalin hubungan dengan Acha. Dari pertemuan itu, hubungan mereka menjadi kisah cinta yang berujung ke pelaminan pada 11 Desember 2016 di Jakarta.
Usai menikah, Acha memutuskan untuk mendampingi suaminya tinggal di Sydney, Australia. Di kota tersebut, mereka memulai lembaran baru dan jauh dari sorotan publik.
Dari pernikahan mereka, Acha Septriasa dan Vicky Kharisma dikaruniai seorang anak perempuan yang lahir pada 21 September 2017.
Kini, Acha Septriasa dan Vicky Kharisma telah resmi bercerai setelah Pengadilan Agama Jakarta Pusat menjatuhkan putusan perceraian pada 19 Mei 2025.
Acha Septriasa tercatat dalam direktori putusan Mahkamah Agung RI, mengajukan gugatan cerai terhadap Vicky Kharisma dengan nomor perkara 1619/Pdt.G/2024/PAJP di Pengadilan Agama Jakarta Pusat pada 13 Desember 2024.
Putusannya dibacakan secara verstek (tanpa kehadiran tergugat) pada 19 Mei 2025. Majelis hakim menjatuhkan talak satu ba’in shughra yang dijatuhkan oleh Vicky Kharisma kepada Acha Septriasa, serta membebankan biaya perkara sebesar Rp2.358.000 kepada pihak penggugat.
LINDA
Editor : Imron Arlado