JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Dalam trading crypto terdapat dua metode yang bisa kamu lakukan, yaitu trading spot dan trading futures yang dapat meningkatkan keuntungan berkali lipat. Tetapi memiliki resiko kehilangan yang lebih besar dibandingkan dengan trading spot.
Namun sebelum trading futures maka langkah awal yang harus kamu lakukan adalah memilih platform trading crypto.
Sekarang ini sudah banyak alternatif aplikasi binance futures Indonesia yang memiliki fitur lengkap, dengan leverage mulai 25 kali.
Kalian bisa melakukan trading BTC perpetual pada aplikasi Pintu Futures yang memiliki fitur leverage hingga 25 kali, memiliki fitur charting yang lengkap, cocok untuk trader professional dan banyak aset crypto lain yang diperdagangkan. Sehingga kamu memiliki banyak pilihan dalam trading.
Leverage bisa menjadi alat yang sangat berguna untuk menambah posisi dan potensi keuntungan, asalkan disertai pemahaman yang baik tentang strategi dan manajemen risiko.
Namun, perlu diingat bahwa pergerakan harga kecil pun dapat menyebabkan likuidasi jika margin tidak dikelola dengan baik.
Resiko Trading Futures dengan Leverage Tinggi
Mengetahui risiko dalam perdagangan futures adalah langkah penting untuk membuat keputusan yang lebih bijaksana.
Berikut adalah beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan saat menggunakan leverage tinggi dalam perdagangan futures:
- Harga Likuidasi Mendekati Harga Masuk
Leverage tinggi menyebabkan jarak antara harga pembukaan posisi dan harga likuidasi menjadi sangat tipis.
Ini berarti, sedikit saja pergerakan harga ke arah yang bertentangan bisa langsung memicu likuidasi jika seluruh margin digunakan.
- Kendali Emosi yang Kurang
Perubahan nilai posisi yang besar akibat leverage tinggi dapat menciptakan tekanan mental yang signifikan.
Saat harga berfluktuasi tinggi, trader mudah merasakan panik, stres, atau bahkan kebahagiaan berlebihan ketika posisi menguntungkan.
- Perilaku Spekulatif yang Berlebihan
Leverage yang besar sering kali membuat trader tergoda untuk terus "memutar" modal, membuka posisi secara sembarangan hanya untuk mencari keuntungan dengan cepat.
Tanpa adanya rencana dan analisis yang jelas, aktivitas trading dapat berubah menjadi kebiasaan spekulatif.
Strategi Trading dengan Leverage Tinggi dalam Trading Futures
Leverage yang tinggi memungkinkan trader untuk membuka posisi yang jauh lebih besar meskipun modal yang tersedia terbatas.
Berikut beberapa stratégi yang dapat membantu dalam mengelola penggunaan leverage tinggi dengan cara yang lebih bijaksana:
- Tentukan Batas Risiko untuk Setiap Posisi
Hindari penggunaan margin yang berlebihan dalam satu posisi. Contohnya, risiko kan hanya 2% dari total saldo untuk setiap posisi agar jika terjadi kesalahan analisis, kerugian tersebut tidak akan menghabiskan seluruh modal.
- BTCUSDT-PERP
Karena Pintu Futures menerapkan sistem cross margin, saldo di akunmu akan digunakan bersama untuk menjaga posisi terbuka.
Apabila salah satu posisi mengalami floating loss besar, kerugian mungkin melebihi batas risiko yang telah ditentukan sebelumnya, seperti $20 per posisi.
Oleh karena itu, angka $20 sebaiknya dianggap sebagai patokan awal, bukan batas kerugian yang pasti. Pastikan untuk selalu memantau PnL yang belum direalisasikan dengan cermat.
- Batasi Penggunaan Margin
Kamu masih dapat menyesuaikan jumlah margin untuk mengendalikan tingkat risiko. Meskipun leverage tidak bisa diubah, kamu tetap bisa mengatur ukuran posisi dengan memodifikasi jumlah margin yang dipakai.
- Selalu Gunakan Take-Profit dan Stop-Loss
Dalam trading futures dengan leverage tinggi, penting untuk menentukan take-profit dan stop-loss.
Dengan mengatur stop-loss, kamu dapat secara otomatis membatasi kerugian tanpa harus bereaksi panik saat harga bergerak tidak sesuai harapan.
Di sisi lain, take-profit membantu mengunci keuntungan yang telah ditargetkan. Kebiasaan ini membantu menjaga disiplin dan memastikan strategi trading berjalan sesuai rencana tanpa terganggu oleh emosi.
Selain itu, kamu dapat menghitung take-profit dan stop-loss berdasarkan rasio risiko-untung.
Rasio ini penting untuk memastikan bahwa potensi keuntungan seimbang dengan kerugian yang mungkin muncul. Contohnya, dengan rasio 1:3, setiap kerugian potensi $10 harus diimbangi dengan target keuntungan minimal $30.
- Kelola Emosi dan Hindari Overtrading
Trading dengan leverage yang tinggi dapat menyebabkan perubahan nilai saldo yang sangat cepat, bahkan dalam beberapa menit.
Hal ini sering kali menyebabkan tekanan emosional, mulai dari ketakutan akan kerugian hingga keinginan berlebihan untuk mendapatkan keuntungan.
Seringkali trader membuka posisi berkali-kali tanpa pemikiran yang matang, hanya untuk menutupi kerugian sebelumnya atau mengejar keuntungan secara impulsif.
Kebiasaan tersebut dikenal dengan overtrading, dan risikonya sangat besar karena dapat menghabiskan modal dalam waktu singkat.
Untuk menghindari hal ini, tetaplah mengikuti rencana trading yang telah disusun, batasi jumlah posisi yang dibuka, dan berikan jeda agar pikiran tetap jernih sebelum membuat keputusan untuk masuk lagi.
Dengan cara ini, kamu akan lebih mampu mengontrol emosi dan menjaga keputusan trading tetap rasional.
- Memilih Aset dengan Pertimbangan yang Benar
Ketika menggunakan leverage tinggi, sangat penting untuk memilih aset yang sesuai. Usahakan untuk memilih aset dengan kapitalisasi pasar besar, contohnya di atas satu miliar dolar, seperti BTC atau SOL.
Aset besar cenderung memiliki pergerakan harga yang lebih stabil, sehingga risiko likuidasi lebih mudah diatur.
Di sisi lain, trader yang baru harus menghindari aset dengan volatilitas tinggi, karena hal ini bisa menyebabkan pergerakan harga yang tidak terduga. Selain itu, kamu dapat memanfaatkan momentum pasar dengan memperhatikan funding rate.
Jika funding rate besar, misalnya antara positif atau negatif 0,5% hingga 2%, itu bisa menunjukkan bahwa sentimen pasar terhadap aset tersebut kuat ke satu arah.
Ketika funding rate negatif, ini berarti kebanyakan trader membuka posisi short, sehingga trader yang memilih posisi long akan menerima pembayaran funding.
Sebaliknya, funding rate positif menunjukkan mayoritas trader memiliki posisi long, sehingga trader dengan posisi short akan mendapatkan pembayaran funding.
- Beristirahat Saat Mengalami Kerugian Beruntun
Ketika mengalami kerugian beruntun, adalah hal yang wajar untuk merasa terdorong segera membuka posisi baru untuk menebus kerugian yang ada. Namun, sering kali keputusan diambil dalam keadaan tertekan justru memperburuk situasi.
Sebaiknya, berhenti sejenak dari trading, beri dirimu waktu untuk menenangkan pikiran, dan gunakan kesempatan ini untuk mengevaluasi strategi serta pola keputusan yang kamu pilih.
Dengan mengambil waktu istirahat, kamu memberi diri sendiri kesempatan untuk mendapatkan kembali fokus.
Sehingga ketika kembali ke pasar, keputusan yang diambil bisa lebih rasional dan terukur. Pendekatan ini jauh lebih baik daripada terburu-buru, yang bisa menambah kerugian dan merusak kondisi mental kamu sebagai trader.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi.
Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.
Editor : Imron Arlado