JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Kabar duka kini tengah menyelimuti jagat persepakbolaan dunia, khususnya bagi suporter, pemain, hingga jajaran manajemen klub sepak bola Penafiel.
Kabar duka itu mencuat ke publik, pasca terjadinya sebuah kecelakaan lalu lintas yang menelan dua korban jiwa di lokasi kejadian, salah satunya adalah sang punggawa Penafiel.
Andre Filipe Teixeira da Silva atau yang lebih dikenal dengan Andre Silva, dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.
Ia bersama saudara kandungnya yang juga merupakan Striker Liverpool, Diogo Jota, terlibat kecelakaan tunggal di Zamora, Spanyol, pada Kamis (3/7) pagi waktu setempat.
Kronologi kecelakaan Diogo Jota dan Andre Silva
Dilansir dari situs Marca pada Kamis (3/7), seorang saksi mata yang juga berada di lokasi kejadian tersebut, menjelaskan secara detail terkait kronologi peristiwa naas saat itu.
Menurut keterangan yang disampaikan, kecelakaan bermula ketika mobil yang dikendarai oleh Diogo Jota dan Andre Jota mengalami pecah ban pada salah satu bagian rodanya.
Kejadian tersebut terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan saat melaju di kilometer 65 A-52, arah Benavente, di daerah Sanabria.
Lebih lanjut lagi, Ia menjelaskan bahwa mobil tersebut kemudian terlihat keluar dari jalur yang semestinya hingga menabrak median jalan lalu terbakar.
Sepak terjang Andre Silva di kancah Sepak Bola
Andre Silva merupakan pesepakbola muda asal Portugal yang memulai perjalanannya di dunia sepak bola dari kota kelahirannya, Gondomar.
Karirnya dimulai sejak usia dini dan mengalami perkembangan yang cukup panjang sebelum akhirnya bermain di level profesional.
Pada tahun 2008 hingga 2010, Andre menimba ilmu sepak bola di Gondomar SC, sebuah klub lokal tempat ia dibesarkan.
Uniknya, sang kakak yang juga pesepakbola, Diogo Jota, mengawali karier di klub yang sama, menunjukkan bahwa kecintaan terhadap sepak bola memang sudah menjadi bagian dari keluarga mereka.
Memasuki tahun 2011, Andre Silva mendapat kesempatan bergabung dengan akademi bergengsi milik FC Porto.
Baca Juga: Menjadi Penyakit Gen Z Masa Kini! Simak Faktor, Gejala dan Cara Pencegahan Pikun di Usia Muda
Selama lima musim, ia membela tim muda FC Porto, termasuk tim U-15, dan terus mengasah kemampuannya di level junior.
Perjalanan kariernya berlanjut dari tahun 2015 hingga 2021, di mana ia memperkuat sejumlah tim muda seperti Padroense U-17, FC Porto U-17, P. Ferreira U-19, Famalicao U-23, hingga Boavista U-23.
Tahun 2021 menjadi tonggak penting dalam karier Andre Silva. Ia kembali ke klub masa kecilnya, Gondomar, dan menandatangani kontrak profesional pertamanya.
Saat itu, Gondomar tengah berlaga di Liga Revelacao Portugal, liga pengembangan bagi para pemain muda di negara tersebut.
Pada tahun 2023, Andre Silva pindah ke klub Portugal lainnya, Penafiel, yang bermain di Liga 2 Portugal.
Ia bergabung dengan status bebas transfer dan tetap menjadi bagian dari skuad utama hingga akhir hayatnya. -
Editor : Imron Arlado