Jawa Pos Radar Mojokerto – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengonfirmasi pihaknya sedang memproses Mauro Zijlstra sebagai calon pemain naturalisasi baru di Timnas Indonesia.
Striker FC Volendam itu akan segera dinaturalisasi dan menjadi bagian skuad Timnas Indonesia.
Kabar itu dikonfirmasi oleh Erick Thohir usai menonton Timnas Putri Indonesia melawan Pakistan di Tangerang, Rabu (2/7/2025).
"Nanti ada striker muda, Mauro (Zijlstra). Kita tahu tim nasional (putra) kita yang muda dan senior masih kekurangan pemain muda. Jadi mudah-mudahan ini bisa menambah juga persiapan buat timnya ke depan nanti," kata Erick di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.
Atas konfirmasi dari erick tersebut membuat netizen heboh. Beberapa netizen antusias dan menyambut positif rencana PSSI atas kabar naturalisasi Zijlstra ke Timnas Indonesia.
Mauro Zijlstra, lahir di Zaandam, Belanda pada 9 November 2004. Striker berusia 20 tahun itu akan dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) karena memiliki darah keturunan Bandung.
Saat ini ia membela klub Volendam, di musim lalu ia tampil memuaskan dengan mencetak 17 gol dan empat assist dari 21 penampilan bersama tim muda Volendam.
Penampilan apiknya bersama tim muda mengantarkannya menembus tim utama.
Kini, Zijlstra mendapat kesempatan tampil di tujuh laga bersama tim utama Volendam, satu kali di Piala Belanda dan enam pertandingan lainnya di divisi dua Liga Belanda.
Bahkan Zijlstra sukses menjadi bagian dari tim yang membawa Volendam juara divisi dua Liga Belanda 2024/2025 hingga promosi ke Eredivisie 2025/2026.
Sebelum bergabung dengan Volendam pada 2024, Zijlstra pernah memperkuat tim muda AZ Alkmaar, Amsterdamsche FC, hingga NEC Nijmegen.
Dengan kemampuannya sebagai striker murni, pemain berusia 20 tahun ini diharapkan mampu memberikan opsi tambahan di sektor penyerangan.
Ia akan dipersiapkan untuk memperkuat Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober mendatang dan juga di ajang Piala AFF U-23 2025 karena umurnya belum mencapai 23 tahun.
Hadirnya ke Timnas Indonesia kini membuat persaingan di lini depan semakin ketat, terutama dengan kehadiran nama-nama potensial seperti Ole Romeny.
Meskipun diproyeksikan untuk Timnas senior, usia Zijlstra yang masih tergolong muda sehingga masih bisa membela skuad garuda muda U-23.
Situasi ini membuka peluang ganda bagi sang pemain untuk memperkuat dua level timnas sekaligus, asalkan proses naturalisasi rampung sebelum pendaftaran skuad untuk Piala AFF U-23 2025 ditutup.
Namun, secara resminya PSSI belum mengumumkan lebih pasti apakah Mauro Zijlstra akan diturunkan di skuad U-23 atau disiapkan untuk tim utama atau tim senior.
Namun, dengan padatnya agenda kompetisi dan kebutuhan akan rotasi pemain, Zijlstra sangat berguna bagi pelatih Timnas di kedua level tersebut.
()
Editor : Imron Arlado