’’Alhamdulillah, berkat usaha keras, akhir minggu lalu saya berhasil juara satu Kejuaraan Pencak Silat Surabaya Championship Tahun 2025 Tingkat Nasional,’’ ungkap Fahmi mengawali perbincangan dengan Jawa Pos Radar Mojokerto.
Fahmi Juara 1 masuk kategori tanding kelas D (51-55 kilogram) putra tingkat remaja. Putra pertama pasangan Sugiyanto dan Yeni Fidiana ini mengaku tidak mudah menjadi atlet Pencak Silat. Apalagi, sebelumnya sempat tidak direstui kedua orang tua dengan berbagai alasan. Namun itu tak mambuatnya patah arang.
Berkat motivasi dan pendirian yang kuat akhirnya berbuah manis. Bahkan, prestasi kali ini menjadi yang kedua diraih oleh pelajar SMAN 1 Sooko tersebut. ’’Kejuaraan ini yang kedua, sebelumnya pernah juara satu juga, tetapi tingkat Provinsi Jatim,’’ tuturnya.
Sejumlah prestasi ini tentu menjadi pelecut semangat baginya untuk mengembangkan bakatnya. Baik di bidang akademik ataupun nonakademik. Lebih lagi, setelah lulus SMA ini, Fahmi punya cita-cita mulai untuk malanjutkan pendidikan lebih tinggi hingga akhirnya sebagai abdi negara kalau sudah dewasa nanti.
’’Setidaknya prestasi nonakademik ini bisa menjadi bekal saya untuk bisa masuk AKMIL, karena cita-cita saya sejak kecil menjadi tentara AD, dan mengabdi untuk negara,’’ tandasnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sooko Sugeng Wibawa mengapresiasi prestasi yang diraih siswanya Fahmi Ahmad Al Fatih. Capaian prestasi tersebut tentu menjadi kebangaan untuk SMAN 1 Sooko.
’Capaian itu tentu menjadi motivasi untuk siswa lainnya agar bisa berkompetisi dalam ajang nonakademik maupun akademik,’’ ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan Fahmi sebagai atlet pencak silat ini juga menjadi bentuk keberhasilan pembina ekstrakurikuler maupun guru dalam membimbing siswa meraih prestasi sesuai bakat dan minat mereka.
aliand’’SMAN 1 Sooko mengakomodir minat siswa dan mendukung mereka untuk terus berprestasi baik di akademik maupun nonakademik,’’ tegasnya. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah