Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Hadiri Khotbatul Wada di eLKISI Mojokerto, Wamendikdasmen Beri Motivasi Santri

Fendy Hermansyah • Rabu, 18 Juni 2025 | 20:51 WIB

KUNJUNGAN: Prof. Atip Latipulhayat (kanan) saat tiba di PPIC eLKISI, didampingi Pengasuh PPIC eLKISI K.H. Fathur Rohman dan syekh dari Al-Azhar Mesir.
KUNJUNGAN: Prof. Atip Latipulhayat (kanan) saat tiba di PPIC eLKISI, didampingi Pengasuh PPIC eLKISI K.H. Fathur Rohman dan syekh dari Al-Azhar Mesir.
SEBANYAK 286 santri dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dari Pondok Pesantren Islamic Center (PPIC) eLKISI Mojokerto resmi dilepas dalam momen sakral Khotbatul Wada Minggu (1/6). Acara ini semakin istimewa dengan hadirnya Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Prof. Atip Latipulhayat, S.H, LL.M, Ph.D.

Tiba pukul 10.20 WIB bersama rombongan pejabat kementerian dan dinas, dia disambut hangat keluarga besar PPIC eLKISI. Acara ini diawali dengan penampilan kreativitas santri, termasuk nasid dan pemaparan hasil karya produk penelitian kelas 12 SMA eLKISI yang membuat diodoran dari bahan tawas.

KOMPAK: Prof. Atip Latipulhayat (kanan) saat tiba di PPIC eLKISI, didampingi Pengasuh PPIC eLKISI K.H. Fathur Rohman foto bersama.
KOMPAK: Prof. Atip Latipulhayat (kanan) saat tiba di PPIC eLKISI, didampingi Pengasuh PPIC eLKISI K.H. Fathur Rohman foto bersama.

Selain itu, juga diselenggarakan pameran karya dan kreativitas santri, pameran pendidikan, serta unit amal yang ada di ponpes eLKISI.

Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Pondok Pesantren Islamic Center (PPIC) eLKISI Dr. Fathurrohman, M.Pd.I menuturkan dalam pidatonya bahwa kesuksesan sesungguhnya adalah saat kita semua nanti dikumpulkan oleh Allah Ta’ala di surganya Allah Ta’ala. Beliau juga menekankan bahwa tujuan utama pendidikan di ponpes eLKISI adalah untuk mengajak dan menyelamatkan para santri supaya sama-sama berjuang meraih surganya Allah Ta’ala.

’’Bagi banyak santri, ini bukan sekadar acara perpisahan. Ini adalah momen spiritual yang menegaskan bahwa pendidikan sejati tak hanya mencetak lulusan, tetapi melahirkan generasi pembawa cahaya-generasi yang kuat dalam ilmu, iman, dan akhlak,’’ pesannya.

SOSIAL: Pengobatan dan cek kesehatan gratis pada Khotbatul Wada di eLKISI Mojokerto.
SOSIAL: Pengobatan dan cek kesehatan gratis pada Khotbatul Wada di eLKISI Mojokerto.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Atip Latipulhayat, S.H, LL.M, Ph.D, menyampaikan bahwa tugas orang tua yang utama adalah menjaga aqidah anak dan bertanggung jawab penuh atas pendidikan keluarga. Beliau juga menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai karakter anak dan kepribadian yang baik.

Wamen membuka dengan tadabur Surah An-Nisa: 9, ayat yang memperingatkan agar manusia tak meninggalkan generasi yang lemah, baik secara iman, ilmu, maupun akhlak. ’’Kalau generasi setelah kita tidak lebih baik, kita belum dikatakan berhasil,’’ ujarnya.

Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Pondok Pesantren Islamic Center (PPIC) eLKISI Dr. Fathurrohman, M.Pd.I.
Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Pondok Pesantren Islamic Center (PPIC) eLKISI Dr. Fathurrohman, M.Pd.I.

Dia pun menyinggung peran Panitia 9, para pejuang kemerdekaan yang di antaranya adalah kiai dan ulama. Mereka tahu, kemerdekaan sejati lahir dari kekuatan rohani, bukan sekadar kekuasaan. ’’Tujuan pendidikan bukan sekadar mencetak lulusan, tapi mencetak manusia yang bermutu, berkarakter, dan siap memikul amanah sejarah,’’ tegasnya. (bas/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#dikdasmen #wamen #eLKISI #mojokerto