Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bukan Sekedar Gaya Asuh Biasa, Mengenal Gentle Parenting dan Begini Cara Penerapannya

Imron Arlado • Minggu, 15 Juni 2025 | 23:29 WIB
Bukan Sekedar Gaya Asuh Biasa, Mengenal Gentle Parenting dan Begini Cara Penerapannya. sumber foto pinterest
Bukan Sekedar Gaya Asuh Biasa, Mengenal Gentle Parenting dan Begini Cara Penerapannya. sumber foto pinterest

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Semua orang tua pasti menginginkan buah hatinya tumbuh dengan sifat dewasa yang baik. Oleh karena itu penting bagi mereka untuk menerapkan pola asuh yang sesuai dengan tujuan tumbuh kembang anak.

Terdapat beberapa pola asuh yang bisa diterapkan oleh orang tua Indonesia, salah satunya yaitu gentle parenting.

Dalam hal ini gaya asuh yang diterapkan harus sesuai dengan empat unsur utama yaitu pengertian, kehormatan, empati, hingga mengenal batasan.

Penerapan gentle parenting sendiri memiliki tujuan supaya anak dapat tumbuh berkembang menjadi pribadi yang mandiri serta percaya diri dan mampu mengontrol segala emosinya.

 

Baca Juga: Jemaah Haji Kota Wafat, Disalatkan di Masjidilharam

 

Dalam hal ini orang tua harus mampu melakukan pendekatan kepada anak dengan kelembutan dan penuh kasih sayang. Seperti yang kita tahu, penerapan gaya asuh tradisional seringkali dilakukan dengan cara penekanan dan selalu memberi hukuman.

Akibatnya seorang anak akan memiliki dorongan tidak akan bertanggung jawab ketika bersalah karena terdapat perasaan takut akan ancaman atau hukuman dari orang tua.

Bukan hanya orang tua yang berperan di sini, namun anak juga harus mampu bekerja sama agar menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis.

 

Baca Juga: Komplotan Maling Kabel Fiber Optik Diringkus

 

Meski gentle parenting dapat membuat anak tumbuh berkembang sebagai pribadi mandiri dan percaya, gaya asuh satu ini memiliki kekurangan.

Akibat dari penerapan gaya asuh ini yaitu, orang tua akan cenderung bersikap tidak tegas dan akan memperbolehkan segala permintaan dari seorang anak.

 

Lalu bagaimana cara menerapkan gentle parenting?

  1.     Biasakan Menggunakan Kata Ajaib

Jika menginginkan anak tumbuh dewasa dengan baik, maka penting bagi kamu untuk membiasakan diri mengatakan empat kata ajaib. Kata ajaib yang dimaksud disini bukanlah suatu sihir ataupun sulap. Namun, dalam konteks ini merupakan suatu ungkapan sopan santun yaitu tolong, maaf, terima kasih, dan permisi.

Tanpa kamu sadari setelah menerapkan empat kata ajaib tersebut seorang anak akan meniru kebiasaan yang selalu dilakukan orang tua saat di rumah.

 

 Baca Juga: Asah Emosional agar Tak Terisolasi Sosial

 

  1.     Berikan Waktu saat Anak Marah

Ketika seorang anak sedang marah atau rewel, jangan langsung dimarahi. Berikan waktu kepada nya untuk mengekspresikan dan memberi tahu apa yang sebenarnya mereka inginkan atau rasakan.

 

 Baca Juga: Pohon Tumbang, Nyaris Timpa Pengunjung

 

  1.     Hindari Memberikan Hukuman

Zaman terus berkembang, maka dari itu perlu kamu sadari bahwa mengajarkan anak saat bersalah tidak selalu dengan cara memberikan hukuman.

Hal yang paling utama dilakukan adalah menanyakan apakah ia melakukan kesalahan tersebut atau tidak. Lalu kamu harus mampu memberikan konsekuensi yang tepat.

Sebagai contoh, ketika seorang anak mencoret-coret meja, ajaklah ia untuk membersihkan bersama. Dengan begitu mereka akan mampu bertanggung jawab atas kesalahan yang sudah dilakukan.

 

  1.     Dengarkan Keluh Kesah Anak

Terakhir, kamu harus membangun koneksi hubungan komunikasi yang baik bersama anak. Biasakan untuk menanyakan perasaan hati seorang anak. Dengan begitu mereka akan terbiasa untuk membagikan keluh kesah, cerita, hingga kebahagiaan kepada orang tua. Sehingga orang tua bisa mengevaluasi pola asuh yang diberikan sudah tepat atau belum.

 LAILA

 

Editor : Imron Arlado
#Gentle Parenting #pola asuh #peran orang tua #orang tua #pola asuh anak #pola asuh anak agar percaya diri #mengenal gentle parenting #Gaya asuh ketat #tradisional #penerapan gentle parenting #manfaat gentle parenting