JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Jenis daging merah yang populer di Indonesia adalah daging sapi dan daging kambing. Banyak olahan makanan menggunakan daging tersebut yang sudah tersebuat di berbagai wilayah.
Salah satu olahan favorit masyarakat adalah sate kambing. Rasa nikmat dari sate ini cukup membuat setiap orang lahap memakannya.
Namun, ada momok yang menghantui setelah makan olahan dari daging kambing ini seperti ketakutan tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Kandungan Gizi per 100 Gram pada Daging Kambing
Kalori (Energi): 143 kkal
Protein: 27 gram
Lemak total: 3 gram
Lemak jenuh: 1 gram
Lemak tak jenuh: 1.2 gram
Kolesterol: 75 mg
Karbohidrat: 0 gram
Zat besi (Fe): 3.7 mg
Seng (Zinc): 4 mg
Kalium (Potassium): 405 mg
Fosfor: 272 mg
Vitamin B12: 2.6 mcg
Vitamin B6: 0.2 mg
Natrium (Sodium): 82 mg
Niacin (Vitamin B3): 6.2 mg
Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa daging kambing merupakan daging merah yang memiliki berbagai macam manfaat terhadap tubuh. Seperti sumber protein berkualitas tinggi, zat besi, dan vitamin B12 yang penting untuk berbagai fungsi tubuh.
Daging kambing juga bisa dibilang sebagai sumber protein hewani yang lebih tinggi dibandingkan daging sapi dengan kadar lemak yang lebih rendah pula.
Manfaat Daging Kambing
1. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Banyak yang mengira bahwa konsumsi daging kambing bisa meningkatkan tekanan darah hingga menyebabkan hipertensi. Padahal, kondisi ini biasanya terjadi jika daging dikonsumsi secara berlebihan.
Dalam jumlah wajar, daging kambing justru dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dan mendukung kesehatan jantung. Hal ini karena daging kambing mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang lebih rendah dibandingkan daging merah lainnya, sehingga dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
2. Menjaga Kesehatan Ginjal
Daging kambing juga baik untuk ginjal karena mengandung fosfor, mineral penting dalam proses penyaringan limbah oleh organ tersebut.
Fosfor berperan dalam pembentukan ATP, yaitu sumber energi utama sel, dan bekerja bersama natrium serta kalium untuk menjaga keseimbangan elektrolit tubuh, yang sangat penting bagi fungsi organ, termasuk ginjal.
3. Membantu Mencegah Anemia
Anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin, yang menyebabkan pasokan oksigen ke jaringan tubuh menurun.
Dalam 100 gram daging kambing terdapat sekitar 3,5–4 mg zat besi, yang sangat dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin dan sel darah merah.
Karena itu, daging kambing efektif membantu mencegah dan menangani anemia akibat kekurangan zat besi.
4. Memelihara Kesehatan dan Kekuatan Otot
Daging kambing merupakan sumber protein lengkap yang menyediakan semua asam amino esensial. Nutrisi ini penting untuk pertumbuhan otot, menjaga massa otot, meningkatkan kekuatan, dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.
Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar 60–70 gram protein per hari. Jika asupan protein kurang, risiko kehilangan massa otot akan meningkat, terutama seiring bertambahnya usia, yang dapat memicu kondisi seperti sarcopenia (penyusutan otot).
5. Mendukung Fungsi Saraf
Kandungan vitamin B kompleks dalam daging kambing—terutama B1, B6, dan B12—berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem saraf.
Vitamin ini membantu pembentukan dan perbaikan sel saraf, serta mendukung produksi neurotransmiter untuk komunikasi antar sel saraf.
Vitamin B1 juga berfungsi mengubah karbohidrat menjadi energi, yang dibutuhkan otak dan sistem saraf untuk bekerja dengan baik.
6. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Daging kambing kaya akan zink (seng), yang berfungsi memperkuat daya tahan tubuh. Zink membantu mengaktifkan sel-sel kekebalan seperti sel T dan sel B yang bertugas melawan infeksi.
Dalam 100 gram daging kambing terdapat sekitar 4,9 mg zink, hampir setengah dari kebutuhan harian untuk wanita (8 mg) dan pria (11 mg).
Selain itu, kandungan protein, vitamin B, asam amino, dan folat di dalamnya juga mendukung produksi serta perbaikan sel-sel imun. Untuk hasil maksimal, konsumsi daging kambing sebaiknya dibarengi dengan makanan bergizi lainnya seperti buah dan sayuran.
Editor : Imron Arlado