JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Tahun ini Hari Raya Idul Adha bagi umat muslim tiba pada Jumat, 6 Juni 2025. Hari Raya Idul Adha merupakan perayaan umat muslim dalam mengenang dan meneladani sifat ketaatan dari Nabi Ibrahim AS kepada Allah SWT.
Hal ini bermula ketika Nabi Ibrahim AS mendapati mimpi bahwa dirinya diutus untuk menyembelih putra pertamanya yaitu Nabi Ismail AS. Sebelumnya, Nabi Ibrahim AS dengan istrinya Sarah mengalami ujian hidup yaitu tidak dikaruniai anak hingga umurnya yang sudah tua. Akhirnya mereka mendapat rezeki dan kesempatan dikaruniai anak pertamanya yaitu Nabi Ismail AS.
Nabi Ibrahim AS dikenal sebagai seorang nabi yang taat kepada Allah SWT. Ia yakin bahwa perintah dari Allah SWT itu tidak pernah salah. Sehingga ia mau untuk menyembelih putranya. Ketika hendak menyembelih, Nabi Ismail AS berubah menjadi kambing.
Baca Juga: Sempat Raib, Besi Lampu TBM Mojokerto Akhirnya Diganti
Maka dari itu Hari Raya Idul Adha kerap kali disebut dengan Hari Raya Kurban. Biasanya Hari Raya ini dimulai dengan sholat Idul Adha bersama saat pagi hari lalu dilanjut dengan menyembelih hewan kurban seperti kambing, sapi, dan unta.
Saat Hari Raya Idul Adha, umat muslim dianjurkan melakukan beberapa amalan sunnah yang bisa menambah pahala mereka. Simak 5 amalan sunnah Idul Adha di bawah ini.
- Puasa di Bulan Dzulhijjah
Sebelum Hari Raya Idul Adha tiba, terdapat dua puasa sunnah yang bisa kamu jalankan. Pertama yaitu Puasa Tarwiyah yang dilaksanakan pada dua hari sebelum Hari Raya Kurban berlangsung. Kedua yaitu Puasa Arafah yang dilaksanakan setiap satu hari sebelum Hari Raya Idul Adha.
Ketika menjalani Puasa Tarwiyah, kamu akan mendapatkan berkah berupa dihapusnya dosa selama satu tahun, sedangkan keberkahan dari Puasa Arafah yaitu dihapusnya dosa selama dua tahun (1 tahun lalu dan 1 tahun yang akan datang).
- Memeriahkan Malam Takbiran
Di sini yang dimaksud memeriahkan malam takbir yaitu merayakan hari sebelum Hari Raya Idul Adha dengan cara mengumandangkan takbir dan perbanyak mengucapkan dzikir. Amalan sunnah ini dapat membantu untuk menghapus dosa dan menambah pahala untukmu.
- Tidak Makan saat Sebelum Shalat Idul Adha
Berbeda dengan Idul Fitri, saat Hari Raya Kurban umat muslim dianjurkan untuk tidak makan makanan apapun ketika sebelum shalat Id. Amalan sunnah ini telah disepakati oleh para ulama bahwa waktu makan yang sangat dianjurkan saat Idul Adha adalah setelah shalat Id.
Baca Juga: Izin PBG Proyek TBM Kota Mojokerto Buram, OPD Masih Bungkam
- Mandi Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha
Sama halnya dengan Hari Raya Idul Fitri, mandi sebelum berangkat shalat Idul Adha adalah salah satu bentuk amalan sunnah yang bisa kamu kerjakan. Kamu bisa memulai mandi saat sebelum subuh atau sesudah subuh. Namun yang sangat dianjurkan adalah setelah waktu subuh.
Baca Juga: Trotoar Depan Rumdin Wali Kota Mojokerto Jebol
- Memotong Kuku dan Memakai Parfum
Saat hendak melakukan shalat Idul Adha, umat muslim sangat dianjurkan untuk memotong kukunya terlebih dahulu. Tak hanya itu, saat Hari Raya Idul Adha kamu harus mengenakan pakain yang paling baik menurut kamu dan melengkapinya dengan memakai wangi-wangian seperti parfum.
Kamu juga harus memperhatikan kebersihan dari pakaian yang kamu kenakan, pastikan bajumu sudah suci dan bersih. Amalan sunnah ini juga bisa kamu laksanakan pada saat shalat Jumat.
LAILA
Editor : Imron Arlado