Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Visa Haji Furoda 2025 Resmi Tidak Terbit, Kemenag dan AMPHURI Tegaskan Wewenang Sepenuhnya Ada pada Pemerintah Arab Saudi

Imron Arlado • Sabtu, 31 Mei 2025 | 03:10 WIB
Visa Haji Furoda 2025 Resmi Tidak Terbit, Kemenag dan AMPHURI Tegaskan Wewenang Sepenuhnya Ada pada Pemerintah Arab Saudi. Sumber: Pexels
Visa Haji Furoda 2025 Resmi Tidak Terbit, Kemenag dan AMPHURI Tegaskan Wewenang Sepenuhnya Ada pada Pemerintah Arab Saudi. Sumber: Pexels

 

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Menjelang puncak ibadah haji yang tinggal menghitung hari, ribuan calon Jamaah haji furoda harus menelan kekecewaan. Visa haji non – kuota atau yang biasa disebut visa furoda dipastikan tidak akan diterbitkan pada musim haji tahun ini.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak. Ia menyebut bahwa Kerajaan Arab Saudi tidak akan mengeluarkan visa furoda tahun ini, berbeda dengan musim haji sebelumnya.

“Menurut pihak Saudi Arabia, visa haji non kuota dari Pemerintah Saudi Arabia seperti furoda tidak akan keluar,” ujar Dahnil sebagaimana dikutip dari Cnn Indonesia, Jumat (30/5/2025).

Dahnil menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah Kerajaan Saudi untuk menertibkan pelaksanaan ibadah haji. Ia pun menghimbau masyarakat agar tidak mudah tertipu oleh oknum yang masih menawarkan haji furoda.

“Sebab sudah dipastikan Kerajaan Saudi tidak menerbitkan visa tersebut,” lanjutnya.

 

Baca Juga: Benarkah Overthinking Lebih banyak Dialami oleh Perempuan? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

 

Di sisi lain, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, turut memberikan penjelasan bahwa keterlambatan hingga batalnya penerbitan visa furoda sepenuhnya berada di luar wewenang Kementerian Agama. Meskipun demikian, ia menyatakan bahwa pihaknya tetap berupaya menjalin komunikasi dengan otoritas Saudi.

"Iya, lagi kita menunggu Saudi. Itu kan di luar kewenangan kami, tapi kami akan bantu insya Allah," ungkapnya saat ditemui di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (29/5), dikutip dari laman Kumparan.

Nasaruddin menambahkan bahwa sebagian Jamaah furoda memang telah memperoleh visa, namun masih ada yang menunggu proses penerbitan.

 

 

 

“Sebagian Jamaah memang sudah menerima visa, namun masih ada daftar tunggunya, prosesnya belum selesai. Nah, yang mengeluarkan visa kan di sana ya,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Agama terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak Arab Saudi, meskipun prosesnya tidak mudah.

 

AMPHURI: Visa Telah Ditutup oleh Otoritas Arab Saudi

Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk mencari kejelasan terkait nasib visa furoda tahun ini.

Mereka berusaha melakukan konfirmasi melalui sistem pelaporan elektronik Masar Nusuk, bahkan datang langsung ke kantor Kementerian Haji dan Umrah di Makkah serta berkoordinasi dengan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama serta Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah.

Ketua Umum DPP AMPHURI, Firman M. Nur, menyampaikan, paya koordinasi tersebut membuahkan sebuah jawaban baik secara lisan maupun tertulis bahwa “Visa Issuance has been ended this season,” yang berarti “Penerbitan visa untuk musim ini telah ditutup.”

“Proses terbit dan tidak terbitnya visa haji furoda sepenuhnya menjadi wewenang Pemerintah Arab Saudi dan sama sekali berada di luar kedali PIHK,” ujar Firman, Rabu (28/5/2025).

 

Baca Juga: Korban Lebih dari 20 Orang, Ini Kronologi Terjadinya Longsor di Gunung Kuda Cirebon Akibat Metode Tambang yang Salah

 

Visa furoda sendiri merupakan jenis visa haji mujamalah yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi di luar kuota haji resmi yang diterima tiap negara.

Program ini biasanya ditawarkan oleh pihak swasta berizin dan banyak diminati karena memungkinkan calon jemaah berhaji tanpa harus menunggu antrian panjang seperti pada jalur reguler. Biayanya pun jauh lebih mahal dibandingkan haji reguler maupun haji plus. NESTYA

 

 

 

 

 

Editor : Imron Arlado
#visa furoda dipastikan tidak akan diterbitkan #Penerbitan visa untuk musim ini telah ditutup #nasaruddin umar #dirjen penyelenggaraan haji dan umrah #pelaksanaan ibadah haji #kementerian agama #Puncak Ibadah Haji #kerajaan arab saudi #Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah #Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji #haji furoda