Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mengenal Istilah JOMO, Tips Bahagia Meskipun Tidak FOMO Terhadap Trend Sosial Media

Imron Arlado • Senin, 26 Mei 2025 | 23:48 WIB
Mengenal Istilah JOMO, Tips Bahagia Meskipun Tidak FOMO Terhadap Trend Sosial Media. sumber foto pinterest
Mengenal Istilah JOMO, Tips Bahagia Meskipun Tidak FOMO Terhadap Trend Sosial Media. sumber foto pinterest

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Kini segala kegiatan manusia banyak yang dikontrol oleh teknologi. Terkadang hal tersebut membuat diri kita tertekan karena harus mengikuti pergerakan trend yang ada di sosial media yang terus berganti. Maka dari itu muncullah istilah Fear of Missing Out atau yang sering disebut dengan FOMO.

Namun, dibalik ketakutan akan ketinggalan dari berbagai trend, ada juga orang yang memiliki pola pikir JOMO. Berbeda dengan FOMO, JOMO (Joy of Missing Out) merupakan pola pikir seseorang yang tidak ingin selalu terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan sosial media.

Perbedaan FOMO dan JOMO terlihat pada motivasi hidup seseorang. Orang yang menerapkan pola pikir FOMO akan terus mengikuti tren dan ingin memenuhi ekspektasi sosial.

 

Baca Juga: Baznas Kota Mojokerto Asal-asalan Tarik Uang Masyarakat

 

Lain hal nya dengan FOMO, pelaku JOMO akan selalu menghargai setiap momen yang ada dan memilih untuk melakukan aktivitas yang berharga.

Pola pikir JOMO dapat membantu kamu untuk mengendalikan kesehatan mental menjadi lebih baik. Kamu akan jauh dari perasaan cemas dan takut akan ketinggalan segala kegiatan yang banyak dilakukan orang lain di sosial media.

Selain itu, JOMO akan membantu seseorang untuk lebih bahagia dan tenang terhadap pencapaian seseorang. Menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Hal ini dibuktikan dengan pendapat World Health Organization (WHO).

 

 Baca Juga: Desa Karangkuten, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto Dorong Pembangunan Ekonomi, Bentuk Koperasi Merah Putih 

 

Manfaat Penerapan JOMO

 

Tips Menerapkan JOMO

  1. Batasi Penggunaan Media Sosial Sehari-hari

Kamu perlu membuat jadwal untuk bebas akan ponsel pintar. Tak perlu dengan waktu yang sangat lama cukup beberapa menit saja. Ganti kegiatan bermain ponsel dengan berjalan santai atau melakukan hobi.

 

  1. Menikmati Momen yang Terjadi saat Ini

Kamu tidak perlu mengkhawatirkan dan memikirkan kejadian yang telah terjadi di masa lalu. Sebagai manusia kamu harus mampu menikmati segala kejadian dan momen yang sedang terjadi saat ini.

 

 Baca Juga: Bupati Mojokerto Gus Barra Kucurkan Bantuan Hibah Beasiswa Rp 390 Juta

 

  1. Bersyukur

Hal yang harus dilakukan supaya terhindar dari FOMO akan trend yang ada adalah bersyukur. Kamu perlu meluangkan waktu untuk merenungkan diri dan mensyukuri hal-hal yang bisa membuatmu bahagia.

 

 Baca Juga: Bupati Mojokerto Gus Barra Kucurkan Bantuan Hibah Beasiswa Rp 390 Juta

 

  1. Jangan Merasa Takut Mengatakan Tidak

Sebagai makhluk sosial kebiasaan nongkrong setiap harinya sudah menjadi kewajiban tersendiri. Kamu berhak untuk berkata “tidak” jika sudah merasa lelah jika diajak nongkrong oleh temanmu. Setiap orang pastinya membutuhkan waktu untuk diam dan sendiri tanpa harus bertemu dengan orang lain. LAILA

 

 

Editor : Imron Arlado
#fomo #jomo #sosial media #pengertian JOMO #trend 2025