JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Era digital yang mendominasi seperti saat ini rupanya memunculkan fenomena yang cukup unik di kalangan Gen Z. Kecemasan memilih makanan adalah salah satunya.
Istilah ‘menu anxiety’ atau kecemasan dalam memilih menu makanan ini kerap terjadi kepada Gen Z. Faktanya Gen Z lebih kesulitan memilih makanan karena semakin menjamurnya konten review makanan yang tersebar di media sosial.
Pertimbangan-pertimbangan dalam memilih makanan ini juga dilatarbelakangi oleh konten viral yang biasa ada di media sosial. Seperti pada TikTok misalnya. Gen Z akan lebih memilih makanan yang viral dibandingkan harus mencoba makanan tanpa menegtahui review dari meda sosial.
Tingkat persentase Menu Anxiety yang cukup tinggi
Mengutip dari survei yang dilakukan oleh business Insider jaringan restoran Inggris, Prezo, memberikan hasil persentase tingkat menu anxiety yang dialami oleh Gen Z cukup tinggi yakni senilai 86 persen.
Merupakan angka yang cukup tinggi dari kelompok Gen Z yang bahkan dalam memilih makanan saja harus kesulitan bahkan sampai cemas.
Survei yang melibatkan 2000 orang ini menunjukkan bahwa pemicu dari kecemasan dalam memilih makanan disebabkan dari harga makanan itu sendiri. Sehingga membuat mereka merasa cemas yang berlebihan saat makan di luar.
Bukan hanya itu, sebanyak 38 persen Gen Z memilih untuk tidak pergi ke restoran atau tempat makan tertentu sebelum mengetahui secara pasti restoran itu menjual makanan apa dan harganya berapa.
Bahkan dalam beberapa kasus, saking cemasnya dalam memilih makanan, mereka justru lebih menyetujui rekomendasi atau saran dari orang lain.
Kecemasan dalam memilih makanan memang sah-sah saja asalkan tidak berlebihan. Namun jika hal tersebut sampai mengganggu kehidupan sehari-hari justru akan menyulitkan keberlangsungan hidup Gen Z sendiri.
Lebih memilih rekomendasi dari Instagram dan TikTok
Berbeda dengan dulu, dimana untuk melihat dan mencari review makanan yang akurat didapatkan dari Google Maps, Gen Z justru lebih percaya dengan konten rekomendasi dan review makanan dari Instagram dan TikTok.
Belakangan ini konten rekomendasi restoran atau tempat makan dan juga review makanan memang cukup tren. Bahkan kadang menjadi viral yang memikat Gen Z untuk datang dan membeli makanan tertentu.
Kecemasan dalam memilih menu makanan ini juga bisa disebabkan dari beragamnya konten tentang makanan viral dari kedua media sosial tersebut.
Dengan embel-embel photogenic dan instagramable, membuat Gen Z lebih suka untuk mengunjungi restoran yang sedang viral dibandingkan harus mencoba makanan di restoran baru.
Lebih lanjut melalui pernyataan dari jaringan eksekutif makanan cepat saji di Amerika Serikat, Gen Z memilih memesan makanan untuk dibawa pulang dan dimakan Bersama-sama dengan temannya.
Hal ini pula dilatarbelakangi dengan kecemasan dalam mempertimbangkan harga dari makanan-makanan yang mereka beli.
Editor : Imron Arlado