JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Ketika langit mulai menggelap dan rintik hujan mulai turun, tak jarang kita merasakan perubahan mood yang signifikan.
Perubahan yang terjadi bisa membuat semangat tiba-tiba menurun, merasa ingin bermalas-malasan, perasaan galau seolah sedih mengambil peran dalam mood kita.
Namun, tahukah kamu perasaan yang berubah secara tiba-tiba saat cuaca hujan memiliki dasar ilmiah yang dikenal dengan istilah winter blues gangguan depresi yang disebabkan oleh perubahan musim.
Pada dasarnya, winter blues seringkali dikaitkan dengan musim di negara dengan empat musim, namun efeknya bisa dirasakan dirasakan di daerah tropis seperti Indonesia saat musim hujan atau periode mendung yang berkepanjangan.
Dikutip dari website resmi Rushedu.com, Penyebab utama dari winter blues adalah rendahnya tingkat paparan sinar matahari alami pada musim gugur, musim dingin, dan musim hujan. Kurangnya cahaya dapat menyebabkan masalah sebagai berikut:
- Penurunan serotonin, neurotransmitter yang mengatur suasana hati
- Gangguan pada ritme sirkadian (jam internal tubuh anda) yang membantu mengendalikan siklus tidur-bangun
- Perubahan pada melatonin, hormon yang berhubungan dengan suasana hati dan tidur.
Karenanya, saat mendung dan musim hujan datang, seseorang akan merasa lebih sedih dan merasa energi begitu banyak terpakai. Pemahaman bahwa perasaan galau saat hujan adalah fenomena alami dapat membantu kita untuk tidak terlalu khawatir.
Baca Juga: Alasan Kenapa Perut Mudah Lapar saat Hujan, Ternyata Disebabkan Hormon Ini yang Mendadak Menurun
Editor : Imron Arlado