JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Mengonsumsi mie instan merupakan suatu kebiasaan umum yang dilakukan di Indonesia. Rasanya yang lezat dan gurih membuatnya menjadi salah satu makanan instan yang disukai hampir setiap orang.
Terlebih lagi, cara membuatnya yang mudah membuatnya menjadi makanan yang praktis untuk dikonsumsi.
Meski sebagian orang menganggap mie instan mengenyangkan, tetapi sebagian juga beranggapan bahwa porsi mie instan yang sedikit terkadang kurang memuaskan.
Hal tersebut membuat sejumlah orang menambahkan komponen lain berupa nasi agar lebih mengenyangkan di perut dan lebih nikmat, mie instan cenderung dijadikan sebagai lauk.
Namun, dibalik kenikmatan yang sesaat, ternyata mie instan dan nasi sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bersama.
Bahaya Konsumsi Mie Instan dan Nasi
Pada dasarnya, mie instan merupakan makanan yang minim nutrisi dan kurang menyehatkan. Mie instan juga mengandung kalori yang tinggi, mengandung natrium serta MSG tinggi yang akan memberi dampak tidak baik bagi kesehatan.
Sementara itu, nasi mengandung karbohidrat tinggi kalori, jika keduanya dimakan bersama maka akan mengakibatkan penumpukan kalori pada tubuh.
100 gram nasi memiliki kandungan sekitar 28 gram karbohidrat, sementara itu mie mengandung 50 gram karbohidrat dalam setiap 100 gram mie instan.
Mengonsumsi keduanya dapat mengakibatkan kelebihan karbohidrat yang memicu peningkatan kadar gula darah, obesitas, hingga penyakit jantung.
Tak hanya itu, mie instan juga mengandung lemak tinggi, jika dikonsumsi berlebihan dapat memicu peningkatan risiko penyakit stroke hingga tekanan darah tinggi.
Efek Samping Mengonsumsi Mie Instan dengan Nasi
Mengonsumsi mie instan dan mie secara bersamaan juga memicu berbagai efek samping bagi kesehatan, salah satunya dapat memicu diabetes hingga kerusakan fungsi hati.
- Menimbulkan rasa kenyang yang berlebihan
Mie dan nasi dapat memberikan rasa kenyang yang berlebihan, kondisi tersebut dapat memberikan energi pada tubuh kita.
Namun, rasa kenyang yang berlebihan dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas dan mudah mengantuk.
- Menyebabkan Hormon Insulin Meningkat
Karbohidrat yang dihasilkan dari mengonsumsi mie instan dan nasi akan dicerna menjadi hormon insulin, hormon ini sendiri berperan untuk menghasilkan gula.
Namun, hormon insulin yang tinggi akibat karbohidrat yang berlebihan dapat menyebabkan diabetes.
- Risiko Tekanan Darah Tinggi
Mie instan memiliki kandungan MSG yang tinggi, sementara MSG sendiri memiliki batas wajar konsumsi. Konsumsi yang berlebihan dapat memicu risiko darah tinggi akibat kandungan natrium dalam mie instan.
- Memicu Kerusakan Hati
Kandungan natrium tinggi pada mie instan dapat membebani kinerja ginjal dan hati. Selain itu, karbohidrat pada mie dan nasi yang masuk kedalam tubuh akan berubah menjadi zat lain, seperti perlemakan pada hati (NAFLD).
DINDA
Editor : Imron Arlado