Ini untuk mengenang jasa dan dedikasi para pemimpin terdahulu dalam membangun fondasi pemerintahan dan kemajuan di Bumi Majapahit.
Dipimpin Gus Bupati Albarraa, rombongan tampak khidmat mengunjungi enam lokasi makam yang berbeda. Kunjungan pertama diawali berziarah ke makam Bupati Mojokerto ke-22 Suwandi di TPU Blooto, Kota Mojokerto.
Selanjutnya, rombongan beranjak ke kompleks pemakaman di Lingkungan Pekuncen, Kota Mojokerto di mana sejumlah bupati terdahulu dimakamkan.
Yakni, Bupati Mojokerto pertama Raden Adipati Parwiro Dirdjo, Bupati kedua Raden Adipati Tjondronegoro Sarimbit, bupati ketiga Raden Tumenggung Panji Tjondro Negoro, Bupati kesembilan Raden Tumenggung Adipati Aryo Rekso Amiprojo, dan Prof. Dr. Soekandar Sarimbit sebagai Bupati kesepuluh.
Rombongan lantas berziarah ke Machmoed Zain yang berada di lingkungan Universitas Islam Majapahit (UNIM). Kemudian, menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Gajah Mada Kota Mojokerto untuk berziarah ke makam Bupati Mojokerto ke-16 Raden Ahmad Basoeni.
Selanjutnya ke Pesarean Ekoproyo di Desa Terusan, Gedeg untuk mendoakan Bupati Mojokerto ke-15 Raden Ardi Sriwijaya Sarimbit. Ziarah ditutup di Pasarean Kromojayan, yang juga terletak di Desa Terusan, Kecamatan Gedeg.
Di lokasi ini, Bupati Mojokerto berziarah ke makam tiga tokoh pemimpin berpengaruh dalam sejarah daerah, meliputi bupati ke-5 Raden Adipati Aryo Kromodjaja Adinegoro I, Bupati keenam Raden Adipati Aryo Kromodjaja Adinegoro Mashudan, dan Raden Adipati Aryo Kromodjaja Adinegoro Abdul Madjid sebagai Bupati ketujuh.
’’Ziarah ini tidak sekadar seremonial, tetapi sebagai penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa para pendahulu yang telah berkontribusi dalam membangun Kabupaten Mojokerto,’’ ungkap Gus Barra.
Menurutnya, ziarah makam ini menjadi agenda penting dan rutin dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-732 Kabupaten Mojokerto. Tak lain sebagai bentuk mengenang sejarah dan menghargai para pemimpin terdahulu.
’’Diharapkan, kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan meneladani semangat pengabdian para mantan bupati bagi kemajuan Kabupaten Mojokerto,’’ pungkasnya.
Momentum ini sekaligus dimanfaatkan orang nomor satu di lingkungan Pemkab Mojokerto untuk berbagi dengan memberikan paket sembako kepada para juru kunci makam.
Sedikit rizki ini setidaknya sebagai apresiasi atas peran mereka dalam menjaga pucuk pimpinan terdahulu yang berhasil membawa Kabupaten Mojokerto lebih baik seperti sekarang ini. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah