- Telan Anggaran hingga Rp 1,7 Miliar
- Beralih Fungsi Jadi Tempat Parkir
KOTA - Bangunan food court alias pujasera di Jalan Empunala, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, menambah daftar proyek yang mangkrak di Kota Mojokerto.
Meski Pemkot Mojokerto telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar pada 2022, namun deretan gerai tersebut masih terbengkalai dan bahkan menjadi tempat parkir.
Meski sudah tiga tahun dibangun, hingga kini food court belum pernah termanfaatkan sebagai pujasera. Kios-kios di dalamnya pun nihil dari keberadaan pedagang.
”Dari awal memang belum dimanfaatkan sampai sekarang,” ujar salah satu warga kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin (8/5).
Kondisinya kini tampak miris karena telah beralih fungsi. Gerai-gerai food court justru dijadikan sebagai tempat parkir kendaraan. ”Hampir tiap hari ada mobil yang parkir,” tuturnya.
Namun, warga Kelurahan Balongsari ini mengaku tidak mengetahui kapan food court akan dimanfaatkan. Dari informasi yang diketahuinya, Pemkot Mojokerto menyerahkan pengelolaan secara swadaya kepada masyarakat.
Mengingat, proyek yang dibangun dari APBD 2022 sebesar Rp 1,7 miliar tersebut dibangun bukan di atas aset Pemkot Mojokerto.
Tetapi, masih di bawah kepemilikan yayasan dari ahli waris pemilik eks gedung pertemuan S. Ramelan. ”Katanya sudah diserahkan ke yayasan untuk dikelola,” beber sumber tersebut.
Meski demikian, warga pesimistis jika food court ini dapat menarik kunjungan. ”Kalau ada daya tariknya yang lain mungkin bisa, tapi kalau hanya untuk makanan dan minuman mungkin sulit,” sebut dia.
Sementara itu, Jawa Pos Radar Mojokerto berupaya mengonfirmasi Kepala DPUPR Perakim Kota Mojokerto Muraji terkait proyek yang dinaunginya pada tahun 2022 lalu melalui sambungan telepon, namun tak kunjung mendapat respons. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah