Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mengapa Move On dari Mantan Terasa Sulit Dilakukan dengan Cepat? Begini Penjelasannya secara Ilmiah

Hilmy Hidayana • Jumat, 2 Mei 2025 | 23:50 WIB
Begini penjelasan secara ilmiah apabila seseorang merasa sulit move on dari mantan.
Begini penjelasan secara ilmiah apabila seseorang merasa sulit move on dari mantan.

Jawa Pos Radar Mojokerto - Setelah putus dari pacar, sebagian orang akan merasa tahapan untuk move on adalah tantangan yang berat dan perjalanan yang panjang, sulit untuk dilakukan dengan cepat.

Hal tersebut memanglah wajar terjadi, mengingat pengalaman seperti melepaskan seseorang yang sebelumnya telah terbiasa terlibat dalam kegiatan sehari-hari, dan tiba-tiba tidak ada kehadirannya memang sulit dibiasakan dalam kurun waktu yang cepat.

Pada fase adaptasi itulah, ada sebagian orang yang berhasil melewatinya, sedangkan sebagian lainnya sulit menjalani kehidupan barunya sehingga terbelenggu dari bayang-bayang mantan.

Ternyata fenomena pengalaman emosional itu bisa dipahami dari sisi ilmu psikologi dan ilmiahnya, lho!

Fenomena seperti kesulitan melepaskan diri dari belenggu bayang-bayang mantan ini menurut ilmu psikologi karena terdapat keterikatan emosional dan proses mengingat yang berulang saat masih menjalin hubungan.

 

 

Kebiasaan Masa Lalu yang Membangkitkan Kenangan Semu

Keterikatan emosional dengan mantan memang sering menjadi salah satu alasan besar sebagian orang gagal move on dari mantan.

Bagaimana mungkin hanya dengan mendengarkan lagu, atau tidak sengaja mengenakan sepasang sepatu lusuh, atau juga saat melewati pedagang nasi goreng gerobakan bisa membuat sebagian orang kalang kabut karena mengingat kebiasaan masa lalu dengan sang mantan? Ternyata itu mungkin.

 

Apabila seseorang memiliki ikatan emosional yang kuat di momen bahagia ataupun sedih memang akan berpotensi akan diingat dengan jangka waktu yang lama.

Secara ilmiah, hal tersebut melibatkan cara kerja salah satu bagian dari organ otak bernama Amigdala. Bagian itulah yang menjadi pusat emosi manusia, Amigdala akan bekerja sama dengan Hippocampus, bagian lainnya dari otak yang memiliki fungsi untuk menyimpan memori manusia.

 

 

Oleh sebabnya, ketika seseorang tidak sengaja melewati gerobak penjual nasi goreng langganannya dengan sang mantan dulu, saat itulah otak akan melakukan proses retrieval.

Dalam ilmu psikologi, retrieval adalah proses ketika otak mengambil kembali memori yang tersimpan dikarenakan terdapat pemicu yang mengingatkan pada pengalaman emosional sebelumnya.

Jika kenangan bersama mantan yang sering muncul pada proses retrieval, maka kenangan tersebut sebelumnya diduga terjadi ketika seseorang itu mengalami tingkat emosional yang tinggi.

Perlu diketahui bahwa memori pada manusia memang dibagi dua yaitu, memori jangka pendek ( short term memory ) dan ( long term memory ).

Pada memori jangka pendek, momen momen yang tersimpan cukup terbatas karena hanya memiliki kapasitas dan penyimpanan tertentu. Oleh karenanya, ingatan dalam memori ini mudah dilupakan, kecuali saat ada kesempatan mengulang momen tersebut.

Jika pada memori jangka panjang terdapat kapasitas penyimpanan memori yang lebih besar, biasanya memori jangka panjang akan menyimpan berbagai ingatan dan momen berharga dalam hidup manusia.

Oleh sebab itu, tidak jarang sebagian orang akan gagal move on karena telah banyak menyimpan memori berharga dengan mantannya sehingga kenangan itu akan masuk di long term memory.

 

 

Jadi, merasa sulit move on dari mantan dengan kurun waktu secepat kilat itu memang pendapat yang bisa diterima secara ilmiah. Mungkin dengan memahami cara kerja otak di atas bisa menjadi salah satu cara belajar menerima kenyataan dan melepaskan mantan secara perlahan.

 

 

Editor : Imron Arlado
#move on #psikologi #Long term memory #kenangan #otak #amigdala #Emosional #short term memory #lagu #ilmiah #mantan