Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Korban Dealer Dwijaya Isuzu Mojokerto Bertambah

Yulianto Adi Nugroho • Senin, 28 April 2025 | 03:55 WIB

DIPOLISIKAN: Dealer Dwijaya Isuzu Mojokerto di Jalan Jayanegara, Puri yang dilaporkan kepolisian, kemarin (27/4). Pelaporan itu lantaran eks kepala cabangnya diduga menggadaikan BPKB truk.
DIPOLISIKAN: Dealer Dwijaya Isuzu Mojokerto di Jalan Jayanegara, Puri yang dilaporkan kepolisian, kemarin (27/4). Pelaporan itu lantaran eks kepala cabangnya diduga menggadaikan BPKB truk.
KOTA - Kasus dugaan penggelapan BPKB truk yang dibeli kontan di dealer Dwijaya Isuzu Mojokerto tak hanya menimpa perusahaan jasa transportasi asal Desa Perning, Kecamatan Jetis.

Sejumlah konsumen lain diyakini menjadi korban si mantan kepala cabang, yakni BPKB digadaikan untuk jaminan leasing.

Perusahaan jasa transportasi PT Daratan Kujalani Lautan Kusebrangi telah melaporkan dealer resmi Isuzu di Jalan Jayanegara, Desa Banjaragung, Puri, itu ke Polres Mojokerto Kota, Kamis (24/4).

Laporan terhadap PT Dwi Jaya Adiwahana dilayangkan karena sehari sebelumnya truk yang dibeli secara tunai seharga Rp 384 juta pada 2023 lalu ditarik debt collector di Jakarta.

Belakangan terungkap BPKB truk yang sudah dua tahun tak diserahkan digadaikan Kepala Cabang Dwijaya Isuzu Mojokerto Bagus Lukita Adhi.

Surat itu digunakan untuk jaminan pinjam uang di BFI Finance, Malang, sebesar Rp 112 juta pada Agustus 2024.

Kendaraan hendak disita karena sudah tiga bulan angsuran tak dibayar. Pada Maret lalu, pihak dealer menginformasikan ke PT DKLK jika Bagus sudah dinonaktifkan dan posisinya diganti orang baru.

General Manager PT DKLK Andrew menceritakan, masalah pembelian kendaraan tak dialami dirinya saja.

Temannya yang membeli pikap Isuzu Traga secara tunai sekitar Rp 220 juta juga tak menerima BPKB sampai sekarang. Konfirmasi ini didapatnya langsung dari Kepala Cabang Dwijaya Isuzu Mojokerto Yohanes Kusumo saat bertemu pada Rabu (23/4).

’’Kebetulan pak Bagus ini pernah saya kenalkan ke teman, saya referensikan, karena harganya bagus. Dan, ternyata bermasalah juga, sampai sekarang BPKB-nya tidak ada kabar,’’ tuturnya, kemarin (27/4).

Diduga surat kendaraan tersebut, kata Andrew, juga terindikasi kuat dimasukkan Bagus ke leasing. ’’Pihak Isuzu mengakui kalau bermasalah juga, dan sedang dicari BPKB-nya,’’ imbuh dia.

Kanit II Satreskrim Polres Mojokerto Kota Iptu Muklisin mengatakan, laporan dugaan penggelapan yang dilayangkan PT DKLK sedang diselidiki.

Dalam perkara ini, pihak dealer juga sudah dimintai keterangan. Terkait adanya korban lain, dia menyebut pelapor masih satu orang.

’’Sementara satu yang laporan. Baru menerima laporan, nanti (perkembangan) diinfo lebih lanjut,’’ ucapnya, kemarin (27/4).

Sebelumnya, Kepala Cabang Dwijaya Isuzu Mojokerto Yohanes Kusumo membenarkan adanya persoalan dugaan penggelapan BPKB oleh Bagus.

Menurutnya perkara tersebut tengah diteliti. Yohanes juga menyatakan jika status Bagus di dealer sudah tidak aktif.

’’Iya, sedang dilakukan pengecekan. (Bagus) dinonaktifkan atau skorsing,’’ tandasnya. (adi/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#dipolisikan #bpkb #isuzu #digadaikan #dealer #korban #mojokerto